Guru Besar: Integrasi Keilmuan Hendaknya Tidak Hanya Ayatisasi

0
144

Sumber: tribunnews.com

Jakarta, Liputanislam.com– Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Akh Muzakki mengatakan bahwa integrasi keilmuan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) hendaknya tidak hanya sekedar ayatisasi atau menambahkan teks Al-Qur’an dalam sebuah alur kerja penelitian maupun dalam konten pengajaran di kampus. Sebab, jika seperti itu maka berarti teks keagamaan itu tidak lebih hanyalah tempelan saja.

“Jika hanya ini yang terjadi, maka sesunggunya teks agama hanyalah tempelan saja tidak terkait dengan sistem keilmuan tertentu yang sudah mapan,” ucapnya pada Tadarus Litapdimas Seri  ke-8 dengan tema “Masa Depan Penelitian dI PTKI Pasca Covid-19”, seperti dilansir kemenag.go.id Jakarta pada Rabu (20/5).

“Saya bertanya (kepada peneliti), kalau ayat ini diambil apakah berpengaruh bagi penelitian saudara? Ternyata tidak berpengaruh, hanya tempelan saja,” ujarnya.

Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Jajang Jahroni mengatakan, integrasi keilmuan di lingkungan PTKI sebenarnya tidak hanya antara ilmu-ilmu keislaman dengan sains yang digencarkan setelah era reformasi. Namun integrasi ilmu-ilmu keislaman dengan ilmu sosial Barat telah dimulai pada tahun 1980-an.

Baca: Menlu Retno Sebut 3 Peran NU ini Bantu Pemerintah Hadapi Covid-19

Sementara Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim menyatakan pihaknya semakin optimis akan perkembangan dan kemajuan integrasi keilmuan di lingkungan PTKI. “Telebih kalau kita melihat transformasi IAIN ke UIN, mandatnya adalah integrasi keilmuan itu,” ungkapnya. (aw/kemenag).

DISKUSI: