Ekonomi Kuartal II 2020 Minus 5,32 Persen, BPS: Ini Terendah Sejak 1999

0
110

Sumber: tempo.co

Jakarta, Liputanislam.com— Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal 2020 minus 5,32 persen. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya di angka 2,97 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2020 ini merupakan yang terendah sejak periode 1999 di mana Indonesia terkontraksi 6,13 persen.

“Kalau melacak pertumbuhan ini secara triwulanan, minus 5,32 persen ini terendah sejak triwulan 1-1999 yang kontraksi 6,13 persen,” kata Suhariyanto di Jakarta, Rabu (5/8).

Baca: BPS: Terjadi Deflasi 0,10 persen pada Juli 2020

Pada kuartal II ini, kontraksi terjadi di berbagai komponen ekonomi. Konsumsi rumah tangga yang menyumbang 57,85 persen dari PDB tercatat minus 5,51 persen. Pembentukan modal tetap Bruto (PMTB) atau indikator investasi yang meyumbang 30,61 persen dari PDB juga tercatat minus 8,61 persen.

Kemudian, ekspor yang memiliki porsi 15,69 persen dari PDB tumbuh minus 11,66 persen. Impor yang menyumbang 15,52 persen minus 16,96 persen. Konsumsi pemerintah dengan porsi 8,67 persen dari PDB tumbuh minus 6,9 persen. Konsumsi Lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) dengan porsi 1,36 persen tumbuh minus 7,76 persen.

Meski begitu, ada sektor yang tumbuh positif dalam periode ini, yaitu sektor pertanian sebesar 2,19 persen, informasi dan komunikasi 10,88 persen, dan jasa keuangan 1,03 persen. (sh/tirto/antaranews)

 

 

 

 

 

DISKUSI: