Ekonom Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2020 di Bawah 5 Persen

0
1

Sumber: mediaindonesia.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2020 di bawah 5 persen.

Andy mengatakan, ekonomi Indonesia akan melambat karena pertumbuhan ekonomi global flat akibat wabah virus corona, isu geopolitik, dan brexit.

“Dengan virus corona, pertumbuhan negara maju yang tertekan di Eropa, geopolitical issue, dan brexit pertumbuhan ekonomi global akan flat,” kata dia, Rabu (5/2).

Hal yang sama juga dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Menurut Luhut, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 akan dipengaruhi oleh virus corona. Sebab, wabah virus corona bisa mengganggu kegiatan ekspor dan impor.

Baca: Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi 2020 di Atas 5 Persen

Saat ini, China masih menjadi negara asal impor dan tujuan ekspor nonmigas terbesar Indonesia. Pada tahun lalu, total ekspor ke China mencapai 25,85 miliar dolar AS, sedangkan impor mencapai 44,58 miliar dolar AS.

Dia mengungkapkan, jika pertumbuhan ekonomi Indonesia berhasil mencapai di kisaran angka 5 persen, itu sudah bagus sekali.

“Kalau pertumbuhan bisa 5 persen lebih sedikit dengan dampak virus corona, ini sudah bagus sekali,” ungkapnya.

Sementara itu, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi dalam APBN 2020 di angka 5,3 persen. Pada 2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya sebatas 5,02 persen atau lebih rendah dari tahun sebelumnya sebesar 5,17 persen. (sh/kontan/bisnis)

 

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS: