Ekonom Indef: Ekonomi Indonesia Baru Pulih Tahun 2022

0
173

Sumber: independensi.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai, perekonomian Indonesia tidak akan kembali normal dengan cepat. Menurutnya, ekonomi Indonesia baru akan membaik pada 2022.

“Sampai 2022 pertumbuhan ekonomi Indonesia baru akan kembali ke level sebelum pandemi,” kata Bhima, Minggu (7/6).

Bhima mengatakan, penerapan new normal tidak bisa secara langsung mengembalikan perekonomian nasional seperti semula. Indonesia masih membutuhkan waktu untuk pulih.

“Belum bisa. Masih butuh waktu untuk pulih. New normal tidak otomatis industri kembali beroperasi maksimal,” ujarnya.

Baca: Core: Pertumbuhan Ekonomi RI -2 Persen pada Tahun Ini

Dia menjelaskan, permintaan ekspor masih melambat, sedangkan pelaku usaha masih sulit memperoleh bahan baku. Selain itu, masih ada kekhawatiran penyebaran Covid-19 akan meningkat.

“Apalagi ada kekhawatiran pelonggaran di saat kurva positif Covid-19 masih meningkat menimbulkan risiko gelombang kedua penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan, ekonomi Indonesia akan pulih secara bertahap dan bisa terhindar dari ancaman resesi akibat pandemi.

Dia mengaku, pihaknya telah telah mempertimbangkan kondisi dalam negeri dan kondisi global dalam memproyeksikan perhitungan pertumbuhan ekonomi.

“Waktu membuat proyeksi ekonomi kami sudah memperkirakan bahwa periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ketat itu memang Cuma 2,5 bulan. Setelah itu secara bertahap dibuka sedikit-sedikit sampai kemudian dalam waktu triwulan II,” kata dia. (sh/kompas/liputan6)

 

 

 

DISKUSI: