Dorong Pertanian, Kementan Tingkatkan Usaha Tani Jadi Skala Bisnis

0
78

Sumber: gatra.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya untuk mendorong pertanian Indonesia agar menjadi pertanian yang lebih maju dan modern.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, hal tersebut dilakukan dengan meningkatkan usaha tani menjadi skala bisnis melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan implementasi Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani).

“Peran itu (Kostratani) nanti digerakkan oleh BPP sebagai pusat pelaksanaan Kostratani dengan mengefektifkan penyuluhan dan meningkatkan keahlian para penyuluh pertanian,” kata Syahrul, Minggu (26/1).

Baca: Dorong Pertanian di Sulsel, Kementan Berikan Bantuan Rp 150 Miliar

Terkait dengan KUR, Kementan mencatat, serapan KUR pertanian nasional pada 24 Januari 2020 sudah mencapai Rp 600 miliar dari total nilai KUR sebesar Rp 50 triliun. Pembiayaan ini diperuntukkan untuk membantu budidaya perkebunan, tanaman pangan, hortikultura, dan peternakan.

Kementan juga mengimbau agar petani bisa mengakses asuransi pertanian baik asuransi padi maupun ternak. Dalam hal ini, pemerintah telah memberikan subsidi sehingga petani terbantu dalam pembayaran preminya.

Kementan menjelaskan, jika padi yang ditanam mengalami puso karena kekeringan atau banjir, maka akan diganti Rp 6 juta hektar per satu kali masa tanam. Sedangkan untuk peternak, pemerintah akan mengganti ternaknya yang mati atau hilang.

Syahrul menyatakan, yang perlu segera dilakukan adalah konsolidasi dan mengubah cara pandang pelelolaan usaha petani menjadi skala bisnis.

Dia menambahkan, semua bantuan itu akan dikontrol dan diawasi oleh Kostratani dan Agricultural War Room (AWR).

“Kami monitoring setiap permasalahan termasuk distribusi pupuk bersubsidi,” ucapnya. (sh/liputan6/kompas)

DISKUSI: