DMI: Khatib Harus Berikan Wawasan Kebangsaan dan Keagamaan

0
150

Sumber: republika.co.id

Jakarta, Liputanislam.com– Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Syafruddin mengatakan bahwa banyak negara di dunia ini, termasuk negara yang penduduknya mayoritas Islam menjadi runtuh dan terpecah-pecah karena disebabkan konflik antar sesama. Karena itu, khatib yang memiliki peran besar bagi masyarakat harus mampu menguatkan persatuan dengan cara memberikan wawasan kebangsaan dan keagamaan kepada masyarakat.

“Khatib bukanlah profesi biasa yang dapat dijalankan siapa pun, melainkan seorang dai mubaligh atau juru dakwah yang menentukan sah atau tidaknya pelaksanaan ibadah,” ucapnya di hadapan ratusan khatib yang tergabung dalam Halaqah Khatib (Ikatan Khatib) di Jakarta pada Sabtu (15/2).

“Oleh karena itu, seorang khatib harus meningkatkan ilmu agama dan wawasan di tengah pusaran globalisasi pada era digitalisasi sekarang ini,” tambahnya.

Menurutnya, para khatib memiliki peran strategis bagi berbagai persoalan umat dan bangsa. DMI berharap para khatib memberikan wawasan kebangsaan dan keagaaman lewat dakwah-dakwah di masjid untuk mencegah potensi konflik di Indonsia,” ujarnya.

Baca: Menag: Pesantren Punya Andil Besar Dalam Kemerdekaan Indonesia

“Penting untuk mengatasi masalah keumatan di dalam negeri, maupun di luar negeri. Salah satunya dengan cara menyiapkan sumber daya takmir, imam, dan khatib masjid di seluruh Indonesia,” tandas Syafruddin. (aw/tribun/republika).

DISKUSI: