Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Dicoret AS dari Daftar Negara Berkembang, Indonesia Jadi Negara Maju

Published 23/02/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Amerika Serikat (AS) mengeluarkan sejumlah negara dari daftar negara bekembang. Salah satunya adalah Indonesia yang dianggap sudah menjadi negara maju.

Menurut Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Internasional Kadin Shinta W Kamdani, keluarnya Indonesia dari daftar negara berkembang akan berdampak pada hubungan perdagangan antara Indonesia dan AS.

“Kalau benar ini terjadi akan berpotensi berdampak pada, pertama, manfaat insentif Generalized System of Preferences (GSP) AS untuk produk ekspor Indonesia,” kata Shinta, Sabtu (22/2).

Baca: Sri Mulyani: Indonesia Harus Perkuat Struktur Perekonomian

Dia menjelaskan, berdasarkan aturan internal AS, fasilitas GSP hanya diberikan kepada negara-negara berkembang. Artinya, Indonesia sudah tidak bisa lagi menjadi penerima GSP.

“Dengan adanya redesignation Indonesia sebagai negara maju oleh AS, secara logika Indonesia tidak lagi eligible sebagai penerima GSP apapun hasil akhir dari kedua review GSP yang sedang berlangsung terhadap Indonesia,” ujarnya.

Dia melanjutkan, hal ini membuat Indonesia menjadi kurang menguntungkan karena Indonesia karena akan rentan terkena tuduhan subsidi dalam kegiatan perdagangan dengan AS.

Dia berharap, keluarnya Indonesia dari daftar negara berkembang tidak mengganggu kinerja perdagangan internasional Indonesia, khususnya dengan AS.

Sementara itu, menurut dosen Hubungan Internasional Universitas Gajah Mada (UGM), Riza Noer Arfani, pencoretan Indonesia sebagai negara berkembang adalah blessing in disguise.

Dia mengungkapkan, Indonesia pada satu sisi dipaksa untuk meningkatkan daya saing dan tidak dimanjakan dengan banyak keistimewaan. Hal ini, kata dia, sesuai dengan tujuan pemerintah untuk terus melakukan peningkatan.

“Pemain-pemain kita sekarang harus terus ditekan, dalam artian yang positif ya, supaya lebih bersaing di luar negeri,” ungkapnya.

Di sisi lain, pemerintah harus memperhitungkan dengan teliti dampaknya dalam hal diplomasi perdagangan dan ekonomi.

“Saya kira secara diplomasi perdagangan dan ekonomi harus dihitung betul,” ucapnya. (sh/kompas/merdeka)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nasional

Masuki Usia 15 Tahun, Organisasi ABI Rilis Siaran Pers Refleksikan Peneguhan Komitmen Kebangsaan

By Muhammad
Nasional

Belajar Isu Palestina Bersama Pakar Timur Tengah di Workshop Free Palestine Network 

By Rachel
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account