BPS Catat Produksi Beras 2019 Turun 2,63 juta ton

0
98

Sumber: pasardana.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras Indonesia sepanjang 2019 mengalami penurunan sebanyak 2,63 juta ton dari 33,94 juta ton menjadi 31,31 juta ton.

“Produksi beras pada tahun 2019 sebesar 31,31 juta ton atau mengalami penurunan sebanyak 2,63 juta atau 7,75 persen dibandingkan tahun 2018,” kata Kepala BPS Suhariyanto, Jakarta, Selasa (4/2).

Suhariyanto mengatakan, situasi pada tahun lalu kurang menguntungkan karena adanya cuaca ekstrem yang menyebabkan berbagai bencana sehingga menghambat pertanian.

Baca: Kementan Pastikan Stok Beras Aman Sampai 2020

Selain itu, BPS mencatat penurunan luas panen sebanyak 10,68 juta hektare atau turun 6,15 persen dibandingkan tahun 2018 sebanyak 11,38 juta hektare.

“Awal Januari hingga Februari ada curah hujan yang kuat dan kita mendapatkan laporan banjir di berbagai daerah. Kemudian di pertengahan tahun 2019 Juli-Desember terjadi kemarau dan kekeringan luar biasa,” jelasnya.

Dia menuturkan, meskipun terjadi penurunan produksi beras akibat cuaca, tapi Indonesia masih mencatatkan surplus beras di 2019.

“Satu catatan yang perlu diperhatikan bahwa kebutuhan beras kita sekitar 29,6 juta ton, jadi dengan membandingkan produksi beras dengan konsumsi yang ada, pada 2018 kita masih mengalami surplus 4,37 juta ton, sementara di 2019 kita mengalami surplus beras 1,53 juta ton,” ujarnya.

Dia berharap kondisi cuaca pada tahun ini lebih baik sehingga bisa mendukung kegiatan produksi beras di setiap daerah.

“Kita harus lebih perhatikan pergerakan produksi di setiap daerah, apakah surplus atau defisit. Kelancaran distribusi akan menjadi kunci dan harus diperhatikan,” terangnya. (sh/republika/kumparan/kontan)

 

 

 

DISKUSI: