Batal Nikah Di Luar Kantor KUA, Biaya Bisa Dikembalikan

0
276

Sumber: Netral News

Jakarta, Liputanislam.com– Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI), Fachrul Razi mengatakan bahwa pihaknya selama wabah virus corona (covid-19) belum selesai hanya akan melayani pencatatan nikah di Kantor Urusan Agama (KUA). Pencatatan itu pun hanya diberikan bagi calon pengantin yang telah mendaftar sebelum 1 April 2020.

“Kemenag hanya melayani pencatatan pernikahan di KUA,” ucapnya saat melaksanakan Rapat Virtual dengan Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) di Jakarta pada Rabu (8/4).

Menag juga menjelaskan, bagi calon pengantin yang sudah mendaftar dan membayar biaya nikah di luar kantor KUA, tetapi nikah batal maka biaya yang telah disetor akan dikembalikan. “Bagi para calon pengantin yang telah mendaftar untuk melakukan pencatatan nikah di luar KUA dan telah menyetor biaya pencatatan biaya nikah sebesar Rp 600 ribu ke kas negara, maka diantisipasi dengan mengembalikan biaya pencatatan nikah,” ujarnya.

Sementara bagi calon pengantin yang baru mau melakukan pencatatan, maka dapat melakukan pengajuan pendaftaran pencatatan nikah secara online, melalui laman simkah.kemenag.go.id. Serta pelaksanaan nikahnya akan dilakukan setelah wabah corona selesai.

“Bagi calon pengantin yang ingin mendaftarkan pencatatan nikah tetap dapat melakukan pendaftaran secara daring dan pelaksanaan akad nikah tidak dalam masa COVID-19. Berarti akan dilayani setelah selesai masalah wabah COVID-19,” terangnya.

Baca: Komnas HAM Minta Pemerintah dan DPR Tunda Bahas Omnibus Law

“Layanan di KUA kecamatan seperti bimbingan perkawinan bagi catin, konsultasi perkawinan, bimbingan manasik, dan bimbingan keagamaan lainnya yang berpotensi menjalin kontak jarak dekat sera menciptakan kerumunan ditiadakan,” tembah Menag. (aw/kemenag/kompas).

DISKUSI: