Banjir Jakarta, Menteri PUPR: Ibukota Tanggung Jawab Semua

0
87

Sumber: republika.co.id

Jakarta, Liputanislam.com– Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menanggapi terkait banjir yang melandah ibukota Jakarta sejak beberapa hari terakhir. Terkait upaya mengatasi dan solusinya, Basuki mengatakan bahwa Jakarta sebagai ibukota negara sudah menjadi tanggung jawab semua pihak.

”Jangan dibeda-bedakan kewenangannya karena ini ibu kota negara, semua bertanggung jawab. Yang penting jangan ada duplikasi pekerjaan. Ini yang dari dulu. Saya ini kan di PU kan sejak kepala seksi, kepala seksi, kepala subdit, direktur, Dirjen SDA, jadi saya kenal semua dengan Kepala Dinas SDA provinsi. Ketemunya pun di lapangan, pasti di Manggarai jam 2 malam, jam 6 pagi, pasti ketemu kalau pas kondisi hujan begini,” ucapnya di Jakarta pada Selasa (25/2).

Menurutnya, semua pihak harus teguh pada komitmennya dan bertanggung jawab atas keadaan Jakarta sekarang. “Jangan ada yang duplikasi sehingga pompa mana saja yang datang itu duluan, karena ini ibukota negara. Itu kan kewenangan itu hanya untuk supaya sistematika saja tetapi kalau dalam kondisi darurat banjir nah itu kita harus semua bertanggung jawab,”  ujarnya.

Sementara terkait kondisi sungai pada Selasa (25/2) kemarin, yang status siaga 2 hanya di Pintu Air Manggarai dan Karet, yang lainnya masih 4 dan 3. ”Jadi itu kesimpulannya memang drainasenya yang mungkin kapasitas drainasenya yang lebih kecil dari volume air, intensitas hujannya,” terang Basuki.

Baca; Pemerintah Masih Pertimbangkan Evakuasi WNI di Kapal Diamond

“Sekarang sedang membuat pompa yang di Sentiong, jadi di hilir pompa Ancol, dibuat open sekarang ini sehingga kalau air pasang masuk ke sini, makanya Kali Item sekarang banjir. Tandasnya. (aw/republika/setkab).

 

DISKUSI: