Awal Pekan, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 13.639 per Dolar AS

0
88

Sumber: market.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (20/1) menguat ke posisi Rp 13.639 per dolar AS. Rupiah menguat 0,04 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya di posisi Rp 13.645 per dolar AS.

Mata uang garuda ini tercatat telah mengalami penguata selama 7 pekan berturut-turut. Posisi terkuat rupiah sejak awal tahun berada di posisi Rp 13.627 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai, saat ini pelaku pasar berhati-hati kebijakan Bank Indonesia yang diprediksi akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 persen menjadi 4,75 persen.

Baca: Rupiah Terus Menguat, Sri Mulyani: Belum Berdampak Terhadap APBN

“Pasar cenderung hati-hati sambil menanti Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang akan dilaksanakan 22-23 Januari mendatang,” kata Ibrahim, Senin (20/1).

Di samping itu, sentimen positif datang dari faktor eksternal, yaitu rilis data pertumbuhan ekonomi yang kuat setelah China melaporkan bahwa produk domestik bruto (PDB) aka tumbuh enam persen pada kuartal empat.

Dia menjelaskan, kondisi tersebut menunjukkan pertumbuhan ekonomi melambat menjadi 6,1 persen pada tahun lalu. Angka ini merupakan pertumbuhan terlemah China dalam hampir tiga dekade.

Sementara itu, data pembangungan perumahan di AS mengalami kenaikan dalam 13 tahun terakhir pada Desember 2019. Pembangunan perumahan tercatat mencapai 1,608 juta unit atau lebih tinggi dari sebelumnya sebesar 1,375 juta unit.

“Data positif itu mengurangi kemungkinan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga ketika bertemu akhir bulan ini,” terangnya. (sh/tempo/kompas)

 

 

DISKUSI: