Awal Pekan, Rupiah Melemah ke Posisi Rp 14.277 per dolar AS

0
90

Sumber: merdeka.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (29/6) pada pukul 9.34 WIB melemah ke posisi Rp 14.227 per dolar AS. Rupiah melemah 7 poin atau 0,05 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Kepala Riset dan Edukasi Monext Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, pelemahan rupiah dipicu oleh kekhwatiran pasar terhadap potensi peningkatan penyebaran virus corona (Covid-19). Hal ini berdampak buruk ke aset berisiko.

Baca: Sepanjang Pekan, Rupiah Berada di Tren Pelemahan

“Permintaan terhadap aset dolar AS sebagai aset aman, terindikasi meningkat dengan penurunan tingkat imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun yang sekarang di level 0,635 persen,” kata dia.

Dia menyampaikan, rupiah pada pekan ini akan cenderung mengalami pelemaha terbuka. Pada hari ini, dia memprediksi rupiah akan melemah di kisaran Rp 14.100 per dolar AS hingga Rp 14.300 per dolar AS.

“Rupiah ada potensi pelemahan hari ini karena kekhawatiran pasar terhadap penyebaran wabah virus Covid-19 yang terus meningkat,” ujarnya.

Selain itu, depresiasi rupiah juga dipengaruhi merebaknya isu resesi. IMF dalam rilis terbarunya yang berjudul A Crisis Like No Other, An Uncertain Recovery kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global.

IMF memprediksi perekonomian global pada tahun ini akan minus 4,9 persen lebih dalam dibandingkan proyeksi yang diberikan pada April lalu, yakni minus 3 persen.

Dampak perekonomian Covid-19 masih akan terjadi bahkan di negara dengan tingkat penularan virus yang menurun. Sebab, pemulihan ekonomi akan melambat akibat aturan social distancing yang masih diberlakukan.

Sedangkan, pemulihan ekonomi akan memerlukan waktu yang lebih lama di negara yang masih menghadapi pandemi karena lockdown akan terjadi lebih lama. (sh/antaranews/cnbcindonesia/kompas)

 

DISKUSI: