Ada Perusakan Mushala, Wamenag Minta Masyarakat Tetap Tenang

0
104

Sumber: detik.com

Minahasa Utara, Liputanislam.com– Wakil Menteri Agama (Wamenag), KH Zainut Tauhid Sa’adi meminta masyarakat agar tetap tenang terkait adanya insiden perusakan Mushala Al-Hidayah yang dilakukan oleh orang tak dikenal di Perum Agape Tumaluntung, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Rabu (29/1) malam. Wamenag meminta agar semua pihak menahan diri dan tidak terprovokasi.

“Kami mengimbau kepada seluruh umat beragama untuk menahan diri tidak terpancing emosi,” ucapnya di Jakarta pada Kamis (30/1).

Ia meminta masyarakat agar menyerahkan sepenuhnya persoalan itu kepada pihak kepolisian. percayakan kepada pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus ini dengan baik. Karena, aparat polisi yang diberikan kewenangan manangani kasus pidana. “Serahkan masalah ini kepada aparat hukum,” ujarnya.

“Kasus ini harus dijadikan perhatian kita bersama penegak hukum segera harus hadir dalam rangka lokalisir, agar dampak dari peristiwa ini tidak meluas ke mana-mana,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Cendekiawan Muslim Indonesia, Azyumardi Azra yang mengimbau masyarakat tidak bereaksi dan melakukan tindakan balasan. “Umat beragama agar menahan diri untuk tidak melakukan tindakan kekerasan,” katanya.

“FKUB dan pemimpin umat beragama akar rumput harus merapatkan barisan supaya provokator tidak masuk,” tandas Azra.

Baca: Menag Dorong Jajaran Kemenag Cepat Tanggap Isu Kerukunan

Seperti diberitakan, perusakan mushala terjadi pada Rabu (29/1) sore tepatnya pukul 17.48 WITA ketika sekitar 50 orang oknum organisasi kemasyarakatan Waraney mendatangi Mushala Al Hidayah dan melakukan perusakan. Tidak ada korban, tetapi dinding dan pagar mushala mengalami kerusakan. Kasus ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian. (aw/republika/kumparan).

DISKUSI: