Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.080 per Dolar AS

0
115

Sumber: market.bisnis.com

LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (12/11) pagi menguat ke posisi 14.080 per dolar AS. Rupiah menguat 0,04 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, penguatan rupiah didorong oleh adanya kemajuan pengembangan vaksin corona.

“Vaksin adalah faktor kunci yang bisa mengeluarkan negara-negara dari pandemi dan mendorong pemulihan ekonomi kembali,” kata Ariston.

Baca: Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.065 per Dolar AS

Dia menilai, rupiah masih berpotensi mengalami penguatan di sekitar Rp 14.000 per dolar AS karena masih ada sentimen positif yang terus mendorong penguatan rupiah.

“Ini didukung dengan masih adanya sentimen positif tersebut meskipun rupiah sedikit melemah kemarin karena konsolidasi,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai, rupiah justru akan melemah pada perdagangan hari ini.

“Kemungkinan akan dibuka fluktuatif, namun ditutup memelah sebesar 15 sampai 100 poin di level Rp 14.050 sampai 14.120,” kata dia.

Dia menerangkan, perekonomian saat ini masih belum pulih akibat pandemi. Di pasar keuangan, pandemi membuat investor panik sehingga berdampak pada keluarnya aliran modal yang besar dan melemahkan nilai tukar di dunia, termasuk rupiah.

“Sehingga sangat wajar kalau pandemi Covid-19 saat ini telah mengakibatkan aktivitas perekonomian mandek, pengangguran meningkat, dan menurunkan pendapatan masyarakat,” terangnya. (sh/tempo/cnnindonesia)

DISKUSI: