BKPM Sebut Omnibus Law Ciptakan 3 Juta Lapangan kerja Baru Tahun Depan

0
184

Sumber: medcom.id

LiputanIslam.com— Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyebutkan sebanyak 3 juta lapangan kerja akan terbuka dengan adanya UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Bahlil mengatakan, lapangan kerja baru tersebut terdiri dari lapangan kerja langsung dan tidak langsung yang terdorong oleh aliran investasi yang masuk ke Indonesia.

“Yang BKPM catat ini adalah yang langsung, padahal kalau yang tidak langsung ini bisa sampai dengan 3 juta. Makanya semakin besar investasi yang didorong itu semakin banyak lapangan kerja yang tercipta baik langsung dan tidak langsung,” kata dia, Jumat (23/10).

Baca: Dampak dan Keuntungan Omnibus Law, Buruh VS Pemerintah

Untuk lapangan kerja baru yang langsung, jumlahnya ditargetkan minimal 1,3 juta pada tahun depan. Hal ini mempertimbangkan jumlah tambahan angkatan kerja baru setiap tahunnya kurang lebih 2,9 juta. Dari pekeraan baru ini akan ada dampak turunan, yakni penyerapan tenaga kerja tidak langsung, seperti subkontraktor dan UMKM yang menyuplai warung makan.

“Kalau bicara perusahaan itu, ada tenaga kerja langsung dan tidak langsung. Bahkan yang tidak langsung ini bisa 3 sampai 4 kali lipat dibandingkan dengan tenaga kerja langsung karena ada ekosistem yang terbangun di situ,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan disahkannya UU Cipta Kerja, sudah ada 153 perusahaan yang siap masuk dan berinvestasi di Indonesia pada tahun 2021. Dia optimis realisasi investasi tahun depan akan lebih tinggi dari tahun ini.

“Dengan UU Ciptaker sudah disahkan, kemudian beberapa bagian yang kamu butuhkan dalam kemudahan berusaha, saya yakinkan di 2021 pasti realisasi investasi kita lebih tinggi dari 2020. Yang kedua, kamu punya cadangan 100 perusahaan lebih, 153 perusahaan, mereka akna siap masuk di 2021,” ujarnya. (sh/cnnindonesia/kompas)

 

 

DISKUSI: