Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Ekonom Indef: Indonesia Bakal Turun Jadi Negara Berpenghasilan Menengah ke Bawah

Published 15/10/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Sumber: katadata.co.id

LiputanIslam.com— Bank Dunia (World Bank) belum lama mengklasifikasikan Indonesia sebagai negara berpenghasilan menengah ke atas (upper middle income country). Hal ini didasarkan pada hitungan terhadap penghasilan nasional bruto atau gross national income (GNI).

Menurut Bank Dunia, negara yang berpenghasilan menengah ke atas adalah yang GNI per kapitanya mencapai 4.046-12.535 dolar AS. Pada 2019, GNI Indonesia naik menjadi 4.050 dolar AS. Kenaikan tersebut membuat Indonesia dikategorikan sebagai negara berpenghasilan menengah ke atas.

Baca: Indonesia Naik Jadi Negara Menengah ke Atas, Kemiskinan Malah Meningkat

Akan tetapi, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus meramal Indonesia akan turun kelas menjadi negara berpenghasilan menengah ke bawah (lower middle income country). Negara berpenghasilan menengah ke bawah adalah yang GNI per kapitanya sebesar 1.036-4.045 dolar AS.

“Potensi turun bisa terjadi. Jadi perhitungannya GNI, buka GDP saja. Ini juga harus melihat jumlah penduduk Indonesia dan penduduk Indonesia yang ada di luar. Lalu, dibagi jumlah penduduk. Jika GDP turun akan berpengaruh,” kata dia, Rabu (14/10).

Menurut dia, Indonesia akan turun kelas karena kontraksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,32 persen pada kuaral II 2020. Kondisi ini bisa membuat GDP RI semakin turun.

Selain itu, Nilai tukar rupiah juga bisa pengaruhi GNI Indonesia karena GNI juga dihitung dari nilai tukar. Di masa pandemi ini, nilai tukar rupiah bergerak fluktuatif. Jika mengalami pelemahan, GNI Indonesia akan terdampak.

“GNI ini dihitung dari nilai tukar juga. Kalau terdepresiasi, rupiah anjlok bisa pengaruh karena GNI dihitung dengan dolar. Lalu indikator lainnya GDP, GDP ini kan pendapatan orang diakumulasi,” ujarnya. (sh/liputanislam/cnnindonesia)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nasional

Masuki Usia 15 Tahun, Organisasi ABI Rilis Siaran Pers Refleksikan Peneguhan Komitmen Kebangsaan

By Muhammad
Nasional

Belajar Isu Palestina Bersama Pakar Timur Tengah di Workshop Free Palestine Network 

By Rachel
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account