Ketua MPR: Pemerintah Harus Jaga Daya Beli Masyarakat

0
132

Sumber: jawapos.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Ketua MPR Bambang Soestyo meminta pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat yang lemah akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), indeks harga konsumen (IHK) mengalami deflasi pada September 2020 sebesar 0,05 persen. Deflasi ini sudah terjadi tiga kali berturut-turut dari Juli sampai September.

Menurut Bambang, penurunan IHK selama tiga kali berturut-turut menunjukkan daya beli masyarakat yang sangat lemah. Untuk itu, pemerintah harus segera merespon dengan berbagai terobosan agar daya beli terjaga.

Baca: Deflasi 3 Kali Berturut-turut, BPS: Daya Beli Masyarkat Lemah

“Kami minta pemerintah segera membuat terobosan baru sebagai langkah antisipatif untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya terhadap komoditas pangan, ketersediaan dan pasokan di pasar dengan tetap memastikan harga komoditas tetap stabil mengingat kondisi resesi akan mempengaruhi daya beli,” ujarnya, Jumat (2/10).

Selain itu, dia meminta pemerintah untuk memfokuskan penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada kelompok masyarakat miskin dan rentan miskin.

“Kami mendorong agar strategi dan program pemerintah yang sudah berjalan saat ini difokuskan untuk menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan miskin,” kata dia.

Dia menuturkan, pemerintah juga harus memberikan dukungan, khususnya pada kelompok yang paling terdampak seperti pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Seperti dengan melakukan percepatan penyaluran berbagai program bantuan sosial dan perluasan sasaran penerima bantuan subsidi, serta terus memberikan dukungan untuk menjaga daya tahan kelompok yang paling terdampak seperti pelaku UMKM,” tuturnya. (sh/tribunnews/kompas/kontan)

 

DISKUSI: