Aliansi Mahasiswa Aceh Desak Transparansi Pemda Setempat Dalam Kelola Dana COVID-19

0
203

Sumber: Dialeksis

LiputanIslam.com — Aliansi Mahasiswa Aceh mendesak transparansi Pemerintah Aceh dalam mengelola dana penanganan virus Corona atau Covid-19 karena sampai saat ini penggunaannya tidak jelas.

Desakan tersebut disampaikan seratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Aceh pada unjuk rasa di DPRA di Banda Aceh, Selasa (8/9).

“Kami desak pemerintah Provinsi Aceh memublikasikan penggunaan dana Covid-19. Kami juga mendesak DPR Aceh selaku representatif masyarakat mengawasi kinerja pemerintah Provinsi Aceh,” kata seorang peserta aksi dalam orasinya.

Senada disampaikan sejumlah orator dalam unjuk rasa tersebut. Mereka menilai 81 Anggota DPR Aceh belum bekerja maksimal. Begitu juga dengan plt gubernur Aceh kerap mengeluarkan kebijakan yang merugikan masyarakat.

“Karena itu, kami mendesak DPR Aceh memanggil plt gubernur Aceh untuk menjelaskan bagaimana penanganan Covid-19 serta persoalan yang dihadapi masyarakat di tengah pandemi virus corona,” kata mahasiswa.

Mahasiswa menyatakan sebelumnya pemerintah Provinsi Aceh menyebutkan dana refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp1,7 triliun. Namun, tiba-tiba anggaran tersebut meningkat menjadi Rp2,3 triliun.

Baca juga: Kasus Telkomsel dan Hassan Haikal yang Kian Meradang

Oleh sebab itu, plt gubernur Aceh harus menjelaskan secara terbuka untuk apa saja penggunaan dana penanganan Covid-19. Penanganan Covid-19 tidak hanya bidang kesehatan, tetapi juga bidang lainnya seperti perekonomian masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Ini harus dijelaskan sejelas-jelasnya. Sebab, selama ini kami melihat tidak ada aksi Pemerintah Aceh menangani persoalan dampak ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sekarang ini,” kata orator aksi. (Ay/Antara/Aceh Kita)

DISKUSI: