Akademisi UGM: Korupsi Jadi Hambatan Bisnis Nomor Satu di Indonesia

0
149

Sumber: koran-jakarta.com

LiputanIslam.com— Akademisi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universtias Gadjah Mada Drajad Kuncoro menilai praktik korupsi menjadi tantangan terbesar dunia usaha di Indonesia.

Berdasarkan Global Competitiveness Report 2017-2018, faktor utama yang menghambat kemudahan berusaha adalah korupsi, birokrasi, akses permodalan, infrastruktur, dan inkonsistensi regulasi.

“Tantangan pebisnis di Indonesia nomor satu itu masih korupsi, kedua, birokrasi, ketiga akses pembiayaan baru infrastruktur, dan regulasi,” kata Drajad, Rabu (12/8).

Dia menyebutkan, jenis korupsi didominasi oleh penyuapan sebesar 48 persen, pengadaan barang dan jasa 30 persen, penyalahgunaan anggaran 10 persen dan lain-lain 12 persen. Angka tersebut diperoleh dari data yang dihimpun oleh FEB UGM.

Baca: RI Masuk Bonus Demografi, Menko PMK: Pembangunan SDM Harus Bagus

“Pelakunya dari politisi 32 persen, swasta 25 persen, dan pejabat pemerintah 24 persen, dan sisanya 29 persen lain-lain,” ujarnya.

Dia mengatakan, pemerintah harus mempertimbangkan data tersebut sebagai dasar untuk mengambil kebijakan, khususnya untuk mendorong investasi.

Hal ini juga diungkapkan oleh Anggota DPR RI dan Wakil Ketua Fraksi PKS Bidang Industri Pembangunan, Mulyanto. Menurutnya, hambatan utama pengembangan investasi adalah korupsi dan birokrasi pemerintah yang tidak efisien.

Dia mengingatkan agar pemerintah dapat mengidentifikasi dengan cermat akar masalah pengembangan investasi di Indonesia.

“Masalahnya bukan pada regulasi perizinan dan pesangon tenaga kerja nasional tapi budaya korupsi yang merebak dalam birokrasi. Bank Dunia juga menyatakan demikian,” ungkapnya.

Untuk itu, dia menegaskan, pemerintah harus terus berupaya untuk memberantas korupsi dan membangun sistem pemerintahan yang efisien, transparan dan akuntabel. (sh/nusadaily/cnnindonesia)

 

 

DISKUSI: