Kadin: Sekitar 30 Juta UMKM Tutup Akibat Pandemi Covid-19

0
177

Sumber: tirto.id

Jakarta, LiputanIslam.com— Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani mengatakan saat ini kondisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tengah mengalami krisis akibat pandemi Covid-19.

Rosan menyebutkan, dari total 60 juta dunia usaha di sektor ini, hampir 50 persennya harus tutup karena mengalami kesulitan di masa pandemi Covid-19. Artinya, hampir 30 juta pelaku UMKM telah tutup usaha.

“Hampir 50 persen, sekitar 48,6 persen dari total UMKM di Indonesia melakukan penutupan usaha dengan seketika. Ini Survey dari Asian Development Bank (ADB),” kata dia, Selasa (28/7).

Baca: Jokowi Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II Minus 5 Persen

Selain itu, 30,5 persen dari total UMKM mengalami penurunan domestik, 19,8 persen mengalami gangguan produksi atau rantai pasokan, dan 14,1 persen mengalami pembatalan kontrak. Kemudian, 37,7 persen pelaku usaha menurun pendapatannya.

Dia membandingkan kondisi saat ini dengan krisis pada 1998. Menurutnya, saat itu UMKM menjadi pion utama yang menggerakan roda ekonomi untuk keluar dari krisis. Sedangkan, saat ini UMKM justru yang lebih terkena dampak besar.

“Kalau tahun 1998 UMKM jadi ujung tombak kita dalam keluar dari krisis, justru tahun ini UMKM kita terdampak lebih dulu. Padahal penyerapan tenaga kerja hampir 96 persen. Jadi dampaknya sangat besar,” ucapnya.

Dia meminta pemerintah bergerak cepat untuk menyelamatkan para pelaku UMKM. Sebab, selama ini UMKM sangat berpengaruh terhadap kondisi perekonomian Indonesia.

“Oleh sebab itu implementasid dari kebijakan pemerintah harus sangat cepat,” ujarnya. (sh/kompas/cnbcindonesia)

DISKUSI: