Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Berita Video

Standar Ganda AS dan Indonesia

Published 11/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com — Kita bisa membohongi semua orang untuk sementara waktu, atau membohongi sebagian orang selamanya, tapi kita tidak akan bisa membohongi semua orang selamanya…

Lambat laun, operasi false flag dalam tragedi11 September terkuak. Serangan ke World Trade Center (WTC) di New York, menewaskan sekitar 3.000 orang. Berbagai analisis mengungkap kejanggalan serangan tersebut. Bagaimana bisa, pesawat yang menabrak bagian tengah gedung, mampu menghancurkan hingga ke dasar bangunan?

Serta merta, AS menunjuk kelompok teroris Al-Qaeda sebagai pelaku pengeboman. Lalu AS melakukan invansi ke negara-negara berdaulat di Timur Tengah, atas nama “Perang Melawan Teror”.

Setahun pasca hancurnya gedung WTC, aksi terorisme singgah di Bali, Pulau Dewata nan cantik. Malam itu, 12 Oktober 2002, terjadi pengeboman di Paddy’s Pub dan Sari Club (SC) di Jalan Legian, Kuta, Bali. Tercatat 202 korban kehilangan nyawa dan 209 lainnya mengalami luka-luka. Kebanyakan korban merupakan wisatawan asing. Bom Bali I merupakan peristiwa terorisme terbesar dalam sejarah Indonesia.

Karena peristiwa itu, pemerintah menerbitkan UU No 15 Tahun 2003 tentang Tindak Pidana Terorisme. Lalu, sebagai implementasi atas UU tersebut, dibentuklah Densus 88 Antiteror. Hingga kini, Densus 88 sudah menangkap 700 tersangka teroris dan lebih dari 60 lainnya ditembak mati, termasuk para gembongnya.

Sepintas ada kemiripan antara langkah yang ditempuh AS dan Indonesia dalam menyikapi aksi teroris, yaitu dengan ‘memerangi terorisme’. Hanya saja, dalam hal ini AS menggunakan standar ganda. Di satu sisi memerangi terorisme, sedangkan di sisi lain, AS juga membentuk, melatih, mendanai kelompok teroris tersebut, guna mencapai kepentingannya.

Bagaimana dengan Indonesia?

Sepertinya, Indonesia meniru dengan sangat baik standar ganda yang dicontohkan AS. Dengan membentuk pasukan anti teror, Indonesia seolah-olah sedang menunjukkan diri sebagai negara yang serius memerangi terorisme.

Namun, kenyataan membuktikan bahwa Indonesia tetap membiarkan ideologi menyimpang yang menjadi akar terorisme, tumbuh dan berkembang pesat. Pemerintah Indonesia membiarkan kelompok-kelompok intoleran, yang nyata-nyata merupakan pendukung teroris, tetap eksis di Indonesia dan membesar. Pemerintah membiarkan saja situs-situs radikal mencuci otak masyarakat awam. Pun ketika kelompok pro-teroris ini melakukan berbagai aksi yang melawan Pancasila dan Konstitusi, melakukan intimidasi dan manipulasi, pemerintah tetap memilih untuk berdiam diri. (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Berita Video

[Berita Video:] Pejuang Al-Qassam Rilis Video Serangannya yang Menewaskan Tentara Zionis di Gaza

By Muhammad

[Video] Rudal Hizbullah Mengobrak-abrik Israel

By Muhammad
Berita Video

[Video:] Hizbullah Siarkan Video Serangan Telaknya terhadap Kerumunan Pasukan Zionis

By Muhammad
Berita Video

[Video] Hizbullah Rilis Video Serangannya terhadap Pasukan Zionis

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account