Beirut, LiputanIslam.com – Media militer perlawanan Islam Hizbullah di Lebanon pada hari Senin (22/10) merilis rekaman video serangannya terhadap sekelompok tentara Israel di dekat lokasi Ramia, di perbatasan dengan Palestina pendudukan, dengan dua peluru kendali, pada tanggal 15 Oktober ini.
Rekaman itu mendokumentasi fotografi yang akurat, antara lain pembukaan celah baru pada dinding beton oleh pasukan pendudukan di perbatasan selatan Lebanon dengan Palestina pendudukan, yang digunakan untuk masuknya pasukan Israel yang menjadi sasaran serangan tersebut.
Video itu memperlihatkan kendaraan dan tentara pasukan teknik Brigade Golani Israel, di mana peluru kendali pertama diarahkan ke delapan tentara, diikuti oleh peluru kendali kedua, yang menyasar tiga tentara yang ada di antara kendaraan tersebut.
#الإعلام_الحربي في #المقاومة_الإسلامية في لبنان ينشر مشاهد من عملية استهداف تجمّع لجنود "جيش" العدو الإسرائيلي قرب موقع راميا على الحدود اللبنانية الجنوبية.#الميادين #لبنان pic.twitter.com/xsbH9X2d0J
— قناة الميادين (@AlMayadeenNews) October 21, 2024
Selain itu, media militer merilis video spesifikasi rudal Nasr 2 , yang merupakan rudal permukaan-ke-permukaan yang mulai dioperasikan pada tanggal 20 Oktober, dan dibedakan berdasarkan kemampuannya untuk mengecoh sistem pertahanan udara dan sistem kekebalannya terhadap gangguan.
Seperti Nasr 1 dan Qader 2, yang diungkapkan Hizbullah pada tanggal 16 bulan ini, para insinyur kelompok pejuang ini mengembangkan Nasr 2, yang digunakan untuk menyerang sasaran dan fasilitas vital dengan akurasi yang tingkat kesalahannya tidak lebih dari lima meter.
#الإعلام_الحربي في #المقاومة_الإسلامية في لبنان ينشر بطاقة سلاح لصاروخ "نصر 2"👇#الميادين #لبنان pic.twitter.com/MJAVZPDlx9
— قناة الميادين (@AlMayadeenNews) October 21, 2024
Spesifikasi Nasr 2ialah sebagai berikut:
– Diameter: 302 mm.
– Berat hulu ledak: 140 kg.
– Jarak tempuh: 150 km.
– Berat keseluruhan: 650 kg.
Setelah menerbitkan spesifikasi Nasr 2, media militer merilis video yang mendokumentasikan pemboman kota Haifa dengan rudal ini pada hari Minggu.
Media militer Hizbullah mengumumkan operasi pemboman pangkalan Glilot , yang berafiliasi dengan Unit Intelijen Militer 8200 di pinggiran Tel Aviv dengan rudal tertentu.
Hizbullah menjelaskan bahwa penargetan ini dilakukan sebagai bagian dari serangkaian operasi Khaybar dengan seruan “Labbaika, ya Nasrallah,” dan sebagai respon terhadap serangan dan pembantaian yang dilakukan oleh rezim pendudukan.
Hizbullah juga menyerang kumpulan tentara pendudukan di sekitar kota Aita dan Khallet Warda dengan salvo roket serta berbagai kawasan lain. (mm/raialyoum)