Video: Tentara Suriah Cegat Tentara AS

0
273

Damaskus, LiputanIslam.com –   Tentara Suriah mencegat konvoi militer Amerika Serikat (AS) dan melarangnya melewati barikade militer di daerah pedesaan Provinsi  Hasakah.

Dalam peristiwa yang terekam kamera amatir ini terlihat seorang tentara Suriah menghadang konvoi militer AS, dan berbicara langsung dengan tentara AS dengan menggunakan bahasa Inggris. Tentara Suriah itu mengatakan kepada mereka bahwa tentara AS harus keluar dari Suriah.

“Keluarlah dari sini (Suriah), kami membenci kalian, rakyat di sini membenci Amerika. Kami mencintai Bashar Assad (presiden Suriah), kami mencintai Suriah,” ujar tentara Suriah itu, seperti terlihat dalam video berdurasi 56 detik yang dipublikasi oleh Sputnik, Selasa (2/6/2020).

Tentara Suriah itu mengulang kata-katanya yang memerintahkan tentara AS keluar dari AS “sekarang juga”.

Dalam penggalan video lain yang merekam peristiwa yang sama terlihat remaja dan anak-anak kecil Suriah melempari konvoi militer AS yang berputar balik setelah dihadang tentara Suriah. Mereka terus melempari mobil lapis baja AS meskipun tentara Suriah meminta mereka mundur dan pulang.

Sputnik melaporkan bahwa Resimen Pasukan Khusus ke-154 Suriah mencegat konvoi kendaraan militer AS yang hendak melewati desa Al-Dardara di Distrik Tal Tamr.

Disebutkan bahwa konvoi militer AS itu yang terdiri dari setidaknya empat kendaraan lapis baja, dan tentara Suriah mencegahnya melewati pos pemeriksaan mereka di sepanjang jalan dekat Al-Dardara di barat laut Hasakah.

Seorang perwira tentara Suriah menceritakan kepada Sputnik: “Awalnya, tiga kendaraan lapis baja milik tentara pendudukan Amerika melakukan perjalanan dari pangkalan ilegal (Qasrak) di sekitar kota Tal Tamr, dan ditempatkan di dekat jembatan Dardara sebelum mencoba untuk menyeberang menuju desa-desa di bawah kendali Pasukan Arab Suriah, jadi kami mencegah mereka mendekat.”

Baca: Tentara Suriah Sanggup Tembak Jatuh Jet Tempur F-16

Perwira berpangkat seorang letnan pertama itu menambahkan, ”Salah satu perwira pasukan pendudukan Amerika mencoba berbicara dengan kami, tapi kami menolak. Kami meminta mereka pergi dan segera mundur, sehingga sekelompok anak-anak mulai melemparkan batu ke arah kendaraan lapis baja Amerika, meneriakkan slogan-slogan hormat kepada tentara dan Presiden Bashar al-Assad. Ketika situasinya meningkat, kendaraan lapis baja Amerika segera mundur menuju pangkalan ilegal itu. ”

(mm/amn/sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS: