[Video]: Serangan Menerjang 6 Lokasi di Wina, Sejumlah Orang Tewas

0
219

Wina, LiputanIslam.com –  Kelompok bersenjata melepaskan tembakan di enam lokasi berbeda di Wina, ibu kota Austria, dan menyebabkan sejumlah orang tewas, satu di antaranya pelaku serangan, Senin malam (2/11/2020).

Polisi Austria di Twitter menyatakan “ada penembakan di enam lokasi, satu orang tewas dan beberapa orang terluka”, dan “petugas polisi menembak seorang tersangka dan membunuhnya.”

Serangan itu terjadi pada pukul 20:00 waktu setempat, dan melibatkan “beberapa tersangka yang bersenjatakan senapan.”

Polisi Austria menghentikan operasi angkutan umum di jantung kota Wina menyusul serangan yang diduga sebagai teror dan terjadi di dekat sinagoga tersebut. Polisi juga mengimbau penduduk agar “mengamankan diri, dan meninggalkan tempat umum sepenuhnya.”

Saluran OE24 mengutip pernyataan sumber polisi bahwa serangan itu menewaskan tujuh orang dan melukai beberapa lainnya,dan dilakukan oleh sekelompok pria bersenjata yang salah satunya tewas.

Kantor Berita Austria, APA, melaporkan bahwa menurut Kementerian Dalam Negeri Austria, satu orang ditangkap karena diduga terlibat dalam insiden itu.

Menteri Dalam Negeri Austria Karl Nehammer mengatakan kepada televisi ORF bahwa pihak berwenang percaya bahwa penembakan itu adalah serangan teroris.

“Saat ini, saya dapat memastikan bahwa kami yakin ini adalah serangan teroris yang jelas,” katanya.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri menyebutkan bahwa salah satu peluru menerjang seorang polisi di dekat Lapangan  Schwedenplatz  hingga membuatnya menderita luka parah.

Dia menambahkan bahwa belum dapat dipastikan apakah sinagoga di dekat lokasi insiden itu merupakan sasaran serangan, dan belum dipastikan pula apakah pelakunya satu orang atau lebih.

Dalam penggalan video yang disiarkan oleh OE24 terlihat penembak jitu bertopeng melepaskan setidaknya dua tembakan di jalan terbuka, dan di penggalan lain terlihat genangan darah di seberang restoran.

Kementerian Dalam Negeri Austria menyatakan bahwa insiden itu merupakan serangan teroris atau pembunuhan tanpa pandang bulu, dan diyakini bahwa salah satu pelakunya terbunuh sementara yang lain kemungkinan besar melarikan diri.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mengunggah video atau gambar terkait dengan kejadian tersebut “karena mengancam aparat keamanan dan warga sipil.”

Surat kabar Kronen Zeitung melaporkan bahwa salah satu penyerang meledakkan diri, dan serangan itu dilakukan di dekat sinagoga terbesar di Wina.

Komentar Macron

Presiden Prancis Emmanuel Macron berkomentar bahwa para pelaku “menyerang negara sahabat” setelah menyerang Prancis.

“Kami, Prancis, berbagi keterkejutan dan kesedihan rakyat Austria, yang menimpa mereka malam ini dalam serangan di jantung ibu kota mereka, Wina,” tulisnya di Twitter.

“Setelah Prancis, negara sahabat sedang diserang… Musuh kita harus tahu dengan siapa mereka berurusan. Kami tidak akan menyerah,” lanjutnya.

Ketua Dewan Eropa Charles Michel menyatakan bahwa Uni Eropa “mengutuk keras serangan mengerikan” itu dan menyebutnya “tindakan pengecut”.

“Eropa mengutuk keras tindakan pengecut yang melanggar hidup dan nilai-nilai kemanusiaan kita. Saya bersimpati dengan para korban dan orang-orang Wina setelah serangan mengerikan malam ini. Kami mendukung Wina,” ungkapnya melalui Twitter. (mm/raialyoum)

DISKUSI: