[Video] Sadis, Tentara Israel Tembak Wanita Palestina dari Jarak Dekat

0
491

Betlehem, LiputanIslam.com – Seorang wanita Palestina gugur pada hari Ahad (10/4) akibat luka ditembak tentara Israel di bagian selatan wilayah penduduan Tepi Barat.

Kementerian Kesehatan Palestina dalam sebuah pernyataannya megumumkan, “Wanita yang ditembak oleh tentara Israel telah gugur syahid.”

Disebutkan pula wanita itu tiba di Rumah Sakit  Beit Jala dalam kondisi menderita luka pada bagian arteri kaki dan kehilangan banyak darah.

Kantor berita resmi Palestina, Wafa, melaporkan bahwa wanita yang gugur itu bernama Ghada Sabateen, 35 tahun, seorang penduduk distrik Husan

Sebelumnya pada hari itu saksi mata mengatakan bahwa pasukan Israel menembak seorang wanita Palestina di gerbang distrik Husan di provinsi Betlehem. Saksi mata menjelaskan bahwa wanita itu terkena tembakan secara langsung.

Sebuah video yang beredar memperlihat detik-detik pasukan Israel menembak wanita Palestina itu dari jarak dekat di tepi sebuah jalan.

Di pihak lain, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett di awal rapat kabinet mingguannya pada hari Ahad menegaskan bahwa Israel telah beralih ke kondisi ofensif terhadap Palestina.

Bennet  mengancam akan “membereskan siapa saja yang memiliki hubungan langsung atau tidak langsung dengan operasi bersenjata.”

Radio militer Israel melaporkan bahwa Bennett dan Menteri Pertahanan Benny Gantz meninggalkan rapat kabinet untuk pertimbangan keamanan.

Dia mengatakan, “Secara paralel, kami bekerja di bidang lain, dekat dan jauh, siang dan malam, dan kami akan menjangkau tempat mana pun yang membutuhkannya dan kapan pun untuk menghentikan operasi ini.”

Dia menambahkan, “Negara Israel memulai serangan. Pada hari Sabtu, kami melakukan penilaian situasi, dan IDF (Pasukan Pertahanan Israel), Shin Bet, dan polisi bekerja sepanjang waktu untuk memulihkan keamanan dan menghentikan gelombang serangan. Saya ulangi dan jelaskan bahwa tidak ada batasan pada IDF, Shin Bet, dan pasukan keamanan lainnya dalam perang melawan operasi serangan.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Dukung Serangan Palestina, Iran: Resistensi Satu-Satunya Jalan Melawan Terorisme Israel

Kochavi: Dulu Kami Takut Naik Bus, Kini Takut Berada di Jalanan

DISKUSI: