[Video] Pasukan Yaman Gempur dan Tawan Pasukan Saudi dan Sudan di Jizan

0
1564

Jizan, LiputanIslam.com –  Tentara Yaman dan para pejuang Ansarullah (Houth), Senin (14/6),  memublikasi penggalan-penggalan video terbaru operasi militer mereka di Jizan, Arab Saudi, di mana mereka berhasil merebut sejumlah posisi baru dari tangan tentara Saudi dan pasukan bayarannya yang berkebangsaan Sudan.

Dilaporkan bahwa rekaman video itu mendokumentasi gerak maju pasukan Yaman tersebut dari sejumlah jalur menuju posisi-posisi tentara Saudi hingga beberapa tentara Saudi dan pasukan bayarannya tertawan dan membaur dengan pasukan Yaman tawanan.

Pasukan Yaman menggempur barak-barak dan kubu-kubu pertahanan pasukan Saudi dan menimpakan banyak kerugian jiwa dan materi pada pihak Saudi, yang sebagian di antaranya kabur.

Video itu juga merekam beberapa mayat pasukan Sudan yang tewas dan tergeletak di tanah, dan keberhasilan pasukan Yaman memperoleh rampasan perang berupa aneka senjata dan amunisi dalam jumlah besar.

Disebutkan bahwa pasukan Yaman berhasil menguasai kawasan seluas lebih dari 150 kilometer persegi di Jizan melalui operasi serangan besar-besaran di mana mereka juga telah merebut lebih dari 40 posisi.

Video itu juga mendokumentasikan wawancara dengan sejumlah tentara Saudi dan pasukan Sudan yang tertawan. Para tawanan itu memperkenalkan identitas, pangkat dan satuan masing-masing beserta nomor induk keanggotan militer mereka.

Mereka meminta para pemimpin mereka berusaha membebaskan mereka, dan menyatakan bahwa kondisi mereka baik karena mendapat perlakuan yang bersahabat dari pasukan Yaman.

LI mendapat beberapa rekaman dengan total durasi sekitar 20 menit, dan berikut ini adalah kompilasi beberapa penggalan di antaranya;

Sementara itu pada hari yang sama Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah, Brigjen Yahya Saree, mengumumkan pihaknya telah melancarkan serangan drone ke Bandara Internasional Abha, Arab Saudi.

Dia menyebutkan  bahwa serangan itu dilancarkan dengan menggunakan drone jenis Qasef K2 dan tepat mengena sasaran.  Dia juga menegaskan bahwa serangan ini tak lain sebagai balasan atas berlanjutnya agresi militer dan blokade Saudi dan sekutunya terhadap Yaman. (mm/alalam)

Baca juga:

303 Masjid di Sa’dah Jadi Sasaran Saudi dalam Enam Tahun Perang Yaman

Intervensi AS Hambat Perundingan di Yaman

 

DISKUSI: