[Video:] Latihan Perang, Pasukan IRGC Iran Sukses Uji Coba Rudal Balistik

0
1113

Teheran, LiputanIslam.com –  Pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sukses menguji coba rudal-rdual balistik dalam latihan militer di Teluk Persia, Selasa (21/12).

IRGC menyatakan bahwa latihan perang itu bertujuan menguji kesiapan menjalankan operasi militer dan tingkat efektivitas rudal serta sistem pertahanan udara jika negara republik Islam ini mendapat serangan dari musuh-musuhnya.

Dalam latihan perang tersebut IRGC juga menyatakan telah menggunakan pesawat-pesawat nirawak penyerang dan berhasil menghancurkan target-target laut dan darat yang diam maupun yang bergerak.

Hari kedua latihan militer gabungan bersandi “Nabi Besar ke-17” dimulai dengan dihadiri oleh Komandan Markas Khatam Al-Anbiya, Mayjen Gholam Ali Rashid, Komandan Umum IRGC Mayjen Hossein Salami, dan sejumlah petinggi dan pakar dari Staf Umum Angkatan Bersenjata.

Dalam latihan itu pesawat-pesawat nirawak ofensif dioperasikan sesuai berbagai skenario kompleks,  dan dukung dengan helikopter-helikopter tempur yang juga melepaskan tembakan-tembakan ke arah target secara presisi.

Operasi pertahanan dilancarkan dari kawasan pesisir, baik secara statis maupun bergerak untuk menghadapi segala operasi pendaratan pihak lawan.

Latihan perang itu dimulai pada senin pagi di bagian selatan dan barat daya Iran di tengah maraknya ancaman Rezim Zionis Israel untuk menyerang fasilitas-fasilitas nuklir Iran.

“Jika Israel melancarkan serangan terhadap Iran, angkatan bersenjata kami akan segera menyerang semua pusat, pangkalan, jalan, dan lokasi yang digunakan untuk melakukan serangan itu,” kata Mayjen Gholam Ali Rashid.

Dia menambahkan bahwa ancaman Israel terhadap Iran semata hanya lantaran mendapat lampu hijau dari Amerika Serikat (AS).

Banyak laporan dari IRGC mengenai prestasi-prestasi barunya di bidang militer, sementara pada tahun lalu otoritas Iran mengumumkan adanya beberapa instalasi dan arsenal rudal baru di bawah tanah yang mereka sebut “kota-kota rudal”.

Pemerintah dan IRGC menyatakan bahwa proyek rudalnya semata untuk pertahanan negara dan sama sekali bukan ancaman bagi negara lain, namun banyak pihak luar negeri tak percaya kepada klaim tersebut, termasuk negara-negara Arab pesisir Teluk Persia.(mm/tasnim/raialyoum/saharatv)

Baca juga:

Pertama Kali, Israel Mengaku Terlibat dalam Pembunuhan  Jenderal Legendaris Iran

Iran akan Kirim Kapal Destroyer Alvand untuk Misi Laut Jarak Jauh Pertama Kali

DISKUSI: