Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

Lawan Kanker Dengan Kunir Putih

Published 26/08/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Foto: Tribun
Foto: Tribun

LiputanIslam.com — Sejak divonis menderita kanker payudara pada Desember 2003, Betty Julinar Sitorus (60) merasa dunianya runtuh. Namun semangatnya untuk membesarkan anak bungsunya, serta dukungan yang putus dari keluarga dan lingkungannya, ia pun berhasil melawan penyakitnya itu. Dengan memanfaatkan herbal, Betty bahkan tak perlu menjalani kemoterapi.

Keputusan memilih untuk tidak menjalani kemoterapi bukanlah perkara mudah. Pasalnya, terapi itu merupakan standar baku pengobatan kanker. Dokter pun bersikeras untuk memberikan kemoterapi pada wanita kelahiran Pemalang Siantar, 11 Juli 1954 tersebut.

Terapi pertama pengobatan kanker yang dijalani wanita yang masih tampak segar dengan rambutnya yang tebal dan hitam ini adalah operasi bedah untuk mengangkat kanker di payudaranya atau tindakan mastektomi. Belakangan, dia pun tahu bukan hanya kanker payudara yang bersarang di tubuhnya, melainkan sudah menyebar ke paru-paru dan ovariumnya. (Baca juga:  Sudah Tepatkah Penggunaan Anti Biotik Anda? Ini Penjelasannya)

Setelah operasi pengangkatan kanker, dokter menyarankan Betty untuk segera menjalani kemoterapi. Awalnya wanita keturunan Batak ini setuju, maka ia pun menjalani serangkaian tes untuk persiapan menjalani kemoterapi.

Bersamaan dengan itu, Betty berpikir untuk mencari pengobatan alternatif yang dapat menjadi “tameng” sebelum ia mendapatkan terapi lebih lanjut. Ia memanfaatkan kunir putih yang menurut penelitian para dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, dapat bersifat toksik untuk sel-sel tumor. (Baca juga: Yuk, Jadi Konsumen yang Smart)

Ia meminum kunir putih tersebut sesuai dengan dosis yang disarankan, pada pagi, siang, dan malam. Selanjutnya, ia menjalani tes penanda tumor untuk memantau perkembangan tumor di tubuhnya.

“Sebelum menjalani kemoterapi, saya menjalani serangkaian tes, termasuk sel darah carcino antigen, yaitu penanda tumor yang dapat mendeteksi perkembangan kanker melalui darah,” paparnya. (Baca juga: Warsito, Sang Pemusnah Kanker)

Tak terduga, hasil tes melalui penanda tumor tersebut semakin hari semakin membaik atau sel tumornya terus berkurang. Betty bertanya-tanya, kenapa bisa demikian, padahal ia belum mulai menjalankan kemoterapi. (Baca juga: Kuning Telur, Baik untuk Organ Tubuh Ini…)

Setelah berdiskusi dengan dokter yang memberikannya kunir putih tersebut, ia akhirnya memberanikan diri untuk menunda jadwal kemoterapinya dan melanjutkan konsumsi kunir putih dan dibarengi dengan tes penanda tumor.

“Ternyata memang semua hasilnya menunjukkan perbaikan. Saya akhirnya bilang ke dokter untuk membatalkan kemoterapi. Dokter awalnya marah, tetapi saya berusaha menjelaskan kalau saya tidak ingin melanjutkan kemoterapi,” cerita ibu tiga anak ini.

Wanita yang masih aktif dalam Yayasan Forum Kajian Antropologi Indonesia ini pun melanjutkan pengobatan berbasis herbal dengan kunir putih. Hingga kini, jumlah sel kanker di dalam tubuhnya telah dinyatakan di bawah batas normal. Ia pun tidak lagi memusingkan untuk menjalani kemoterapi atau tidak. (Baca juga:  Kimia Farma Produksi Obat HIV/AIDS)

Hasil penelitian dari FKUGM menyebutkan, kunir putih mengandung protein aktif yang aktivitasnya mirip ribosom-inactivating proteins (RIPs). Ekstrak mentahnya memiliki kemampuan memotong DNA superkoil menjadi bentuk lingkaran yang terpotong dan linier, memotong ribosomkepang dan memiliki sifat sitotoksik pada sel limfobalstoid yang berasal dari penderita kanker.

RIPs inilah yang mengakibatkan sel yang tidak normal (pemicu tumbuhnya tumor) tidak berkembang. Dengan kalimat yang lebih sederhana, dapat dikatakan, unsur RIPs pada kunir putih membungkus sel yang tidak normal (sel kanker) sehingga tidak bisa membelah diri atau tumbuh dan membesar. (Baca juga: Yuk Daftar Jadi Peserta BPJS)

“Supaya efeknya optimal, konsumsi kunir putih juga harus disertai dengan pola makan yang tepat, istirahat yang cukup, menghindari stres, dan ketenangan jiwa,” tegas wanita yang menuliskan pengalamannya dalam buku berjudul “Breastless” ini. (ba/Tribunnews.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account