Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Keluarga

Sudah Tepatkah Penggunaan Anti Biotik Anda? Ini Penjelasannya

Published 24/08/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

anti01Oleh: Hamsinah Hasan, Mahasiswa Pascasarjana Program Farmasi ITB.

LiputanIslam.com — Ayah dan Bunda, apakah Anda ‘pecandu’ antibiotik? Pecandu yang saya maksudkan di sini adalah sikap yang menggampangkan mengkonsumsi antibiotik. Sakit sedikit saja, lantas minum antibiotik, tanpa mengetahui jenis bakteri apa yang menyerang — dan  penyakit apa yang diderita. Apakah sikap ini sudah tepat?

Sekilas informasi, antibiotik bukan hal yang baru lagi buat pengkonsumsi obat.  Mungkin hanya nama dan jenisnya aja yang kita ketahui. Antibiotik itu berasal dari dua kata yaitu anti (lawan) dan bios (hidup). Antibiotik ini dihasilkan oleh fungi dan bakteri yang berkhasiat mematikan dan menghambat pertumbuhan kuman. Memiliki toksisitas yang relatif rendah.

Antibiotik pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh dr. Alexander Fleming berkebangsaan Inggris pada tahun 1928, jenis Penisilin. Tetapi penemuannya baru dikembangkan dan digunakan pada tahun 1941 pas perang dunia II, ketika obat-obat antibakteri sangat diperlukan dalam menanggulangi luka infeksi akibat pertempuran.

Jika penggunaannya tidak tepat, maka sangat berbahaya bagi tubuh.  Obat ini merupakan salah satu obat yang harus dipatuhi penggunaannya agar tidak menimbulkan efek samping.

Apa bahayanya?

Penggunaan yang tidak tepat dapat menyebabkan terjadinya resistensi atau kekebalan dari bakteri tersebut terhadap antibiotik. Menurut Prof Iwan Dwiprahasto, guru besar farmakologi UGM, penggunaan antibiotik yang tidak tepat bisa membahayakan kesehatan masyarakat secara global maupun individu. (Detikhealth)

Bentuk penyalahgunaannya cukup beragam mulai dari tidak tepat memilih jenis antibiotik hingga cara dan lamanya pemberian. Supaya tidak terkena resistensi, maka konsumsilah dengan bijak, caranya:  tepat indikasi, tepat penderita, tepat obat, tepat dosis dan lamanya pemberiann obat, waspada terhadap efek samping, pemberian informasi yang jelas oleh dokter ataupun apoteker, dan evaluasi.

Bagaimana cara minum Antibiotik yang Tepat?

1. Meminum  antibiotik sesuai dosis yang diresepkan dokter, tidak boleh melebihi dosis yang disarankan.

2. Menghabiskan antibiotik yang diresepkan dokter walaupun badan sudah terasa sehat, sehingga jika sakit lagi, maka  obat yang sama masih manjur digunakan atau dengan kata lain tidak mengalami resisten.

3. Jangan membeli sendiri tanpa resep dokter atau berkonsultasi dengan apoteker Anda, walaupun obat tersebut bisa dibeli di apotek tanpa resep. Karena Anda belum tahu persis berapa dosis dan jumlah yang harus diminum.

4. Antibiotik hanya untuk mengobati penyakit yang berasal dari bakteri (mikroba) seperti infeksi saluran kemih, radang tenggorokan, luka yang meradang, jerawat  atau sehabis operasi.

5. Pilek, batuk dan diare umumnya tak perlu antibiotik. Hanya perlu konsumsi makanan bergizi, minum dan istirahat. Jika 3 hari tidak sembuh segera ke dokter. Untuk diare perlu penjelasan khusus dari tenaga medis yang berkompoten, misalnya dokter atau apoteker. Karena penyebab diare dan jenisnya berbeda-beda.

6. Jangan malas bertanya ke dokter atau apoteker, obat mana saja yang mengandung antibiotik dan apa manfaatnya. Pasien harus aktif bertanya jika ketemu dengan dokter atau menebus obatnya di apotek dengan apoteker.

7. Jangan membeli antibiotik dengan menggunakan resep yang lama.

Semoga bermanfaat.

—————-
Redaksi menerima sumbangan tulisan untuk rubrik Keluarga. Yuk sampaikan kepada dunia, hal yang menarik, inspiratif dan bermanfaat seputar keluarga. Tulisan bisa dikirimkan ke [email protected]

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Indonesiana

Ini Kondisi Orang yang Sebaiknya Tidak Disuntik COVID-19

By Rachel
Keluarga

Ingin Memiliki Kulit Bersih dan Sehat? Coba 5 Kebiasaan Baik Ini!

By Rachel
Keluarga

Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dengan Diet Air Putih, Bagaimana Caranya?

By Rachel
Keluarga

Badan Sering Nyeri dan Pegal di Rumah? Ini Penyebabnya

By Rachel
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account