YouTube pun Ikut Jatuhkan Sanksi atas Trump

0
187

Washington,LiputanIslam.com-Dikutip al-Alam dari Cnet, YouTube telah mengubah akun Presiden AS Donald Trump untuk sementara, sehingga dia tidak bisa mengunggah video pasca insiden kerusuhan dan serangan ke Kongres AS pada Rabu pekan silam.

Menurut pengumuman YouTube, selain menghapus video-video Trump, pembatasan ini juga berlaku untuk akun Trump selama 7 hari. YouTube juga mengumumkan, lantaran adanya konten kekerasan, pengiriman komentar ke kanal Trump di situs ini akan dinonaktifkan untuk selamanya.

Sebelum ini, media-media sosial seperti Twitter dan Facebook telah melarang Trump mengirim pesan-pesan baru.

Sejauh ini Gedung Putih belum memberi tanggapan atas keputusan YouTube, yang merupakan bagian dari perusahaan Google.

Di lain pihak, harian New York Times melaporkan bahwa Deutsche Bank tidak akan melakukan transaksi apa pun dengan Donald Trump atau perusahaan miliknya, menyusul serbuan para pendukung Trump ke Capitol Hill Rabu pekan lalu.

Deutsche Bank adalah salah satu bank terpenting pemberi hutang kepada Organisasi Trump senilai 340 juta dolar. Saat ini, perusahaan-perusahaan Trump dikendalikan di bawah pengawasan dua anaknya.

Sejauh ini, Jubir Deutsche Bank enggan memberi komentar atas berita ini.

Organisasi Trump juga tidak memberi jawaban terhadap surel yang dikirim untuk meminta penjelasan terkait masalah ini. Kantor Media Gedung Putih pun tidak memberi jawaban saat dikontak melalui telepon.

Pekan lalu, Direktur Deutsche Bank cabang AS, Christiana Riley melalui postingan di Linkedin mengecam kerusuhan pekan lalu di depan Kongres AS. (af/alalam)

Baca Juga:

Trump Diblokir Sejumlah Media Sosial Populer, Ini Daftarnya

Iran Nyatakan Percuma Amerika Serikat Kembali ke Perjanjian Nuklir Iran

 

DISKUSI: