Yordania Ingatkan Netanyahu Resiko Membangun Permukiman di Yerussalem

0
3

Sumber foto: Al-Alam

Amman,Liputanislam.com—Kementerian luar negeri Yordania telah mengeluarkan peringatan terhadap rezim Israel ihwal rencana pembangunan 3.500 unit permukiman baru di zona E1 wilayah kependudukan Yerussalem.

Peringatan ini disampaikan langsung oleh Menlu Yordania, Ayman Safadi, pada Selasa (25/2) malam kemarin. Ayman menilai pengumuman rencana ini merupakan pelanggaran mencolok terhadap resolusi Persatuan Bangsa-bangsa (PBB).

Ia menghimbau komunitas internasional untuk segera mengambil langkah-langkah efektif guna mencegah implementasi rencana tersebut dan menyerukan pemerintah Israel untuk berhenti membangun dan memperluas permukiman.

BacaBerkat Dukungan Trump, Netanyahu Berani Meneruskan Proyek 3.500 Unit Permukiman Ilegal

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan bahwa dirinya akan terus mempertahankan proyek pembangunan permukiman ilegal sebanyak 3.500 unit yang sempat mangkrak selama enam tahun.

Menurut laporan portal berita berbahasa Arab, Al-Alam, Netanyahu telah mengeluarkan arahan perihal rencana pembangunan 3.500 unit rumah di zona E-1. Permukiman ini nantinya akan langsung terhubung ke Yerussalem.

rencana pembangunan sempat terhenti pada tahun 2012 silam, usai mendapat kecaman dari Amerika Serikat (AS), Eropa, dan beberapa negara lain yang menganggap proyek tersebut sebagai penghambat kesepakatan damai Israel-Palestina.(fd/Al-Alam)

DISKUSI:
SHARE THIS: