Berkat Dukungan Trump, Netanyahu Berani Meneruskan Proyek 3.500 Unit Permukiman Ilegal

0
131

Sumber foto: Al-Alam

Tepi Barat,LiputanIslam.com—Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan bahwa dirinya akan terus mempertahankan proyek pembangunan permukiman ilegal sebanyak 3.500 unit yang sempat mangkrak selama enam tahun.

Menurut laporan portal berita berbahasa Arab, Al-Alam, Netanyahu telah mengeluarkan arahan perihal rencana pembangunan 3.500 unit rumah di zona E-1 di daerah Tepi Barat. Permukiman ini nantinya akan langsung terhubung ke Yerussalem.

Baca: Israel Privatisasi Jalan Khusus untuk Yahudi di Atas Tanah Palestina

Sebelumnya, rencana pembangunan sempat terhenti pada tahun 2012 silam, usai mendapat kecaman dari Amerika Serikat (AS), Eropa, dan beberapa negara lain yang menganggap proyek tersebut sebagai penghambat kesepakatan damai Israel-Palestina.

Sementara itu, jubir kantor kepresidenan Palestina, Nabil Abu Rudeina, menyebut keputusan ini merupakan hasil kebijakan AS yang bias, karena telah mendukung aksi kependudukan ilegal Israel sekaligus ingin menginisiasi perjanjian damai Israel-Palestina.

Abu Rudeina memperingatkan Israel, “ Melanjutkan ketegangan ini tidak akan membawa keamanan dan stabilitas kepada siapa pun.” (fd/Al-Alam)

DISKUSI: