Yaman Sangat Bersiteguh Hancurkan Zionis

0
180

Sanaa,LiputanIslam.com- Koalisi Agresor tetap memperpanjang durasi pertempuran di berbagai wilayah yang otomatis melanggar aturan gencatan senjata. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman Muhammad Ali al-Houthi ketika diwawancarai al-Mayadeen.

Al-Houthi berkata, Tentara dan Komite Rakyat Yaman selalu siap untuk berperang dan meraih kemenangan mutlak jika pelanggaran terus dilakukan dalam kondisi gencatan senjata.

“Orang-orang Yaman menerima gencatan senjata dan tidak menghendaki perang. Namun jika para agresor tetap keras kepala melanjutkan peperangan dan blokade, pertempuran akan terus berlangsung,” katanya.

Ancaman yang diberikan tidak membuat gentar Pemerintah Sanaa untuk berhenti berperang. Persenjataan kubu agresor telah dikenal baik oleh pasukan Yaman, sehingga dengan mudah mereka akan membalas serangan agresor.

Al-Houthi menegaskan,“Kami memiliki senjata-senjata yang bisa membuat perimbangan preventif dan mewujudkan kemenangan dalam perang di waktu dekat”

Pasukan Yaman selalu menginginkan bisa berhadapan langsung dengan Musuh Zionis. Perang pembebasan Quds adalah perang yang semua rakyat Yaman dan Umat Islam harus termotivasi untuk itu. Mereka menganggap perang melawan negara-negara agresor sebagai latihan untuk membebaskan Quds.

“Perang dan konflik di Dunia Islam disulut oleh Rezim Zionis agar Umat Islam disibukkan dengan diri sendiri dan tidak mengganggu Israel,”tandas al-Houthi.

Al-Houthi menepis berita sejumlah media soal serangan Rezim Zionis ke Yaman. Ia menegaskan bahwa selain serangan siber ke beberapa situs, Israel tidak melakukan serangan apa pun di Yaman dan tidak mendapatkan keberhasilan apa pun.

Beberapa waktu lalu, Pemimpin Ansharullah Sayyid Abdulmalik al-Houthi menyatakan, ”Kami bangga menjadi bagian dari Poros Resistensi. Kami tidak segan melakukan upaya apa pun untuk menghadapi proyek AS di Kawasan. Kami meminta bangsa Yaman untuk bersiap penuh guna menghadapi musuh yang tidak mustahil menyerang secara tiba-tiba.” (af/fars).

Baca Juga:

Pasukan Zionis Bunuh Satu Pemuda Palestina di Kota Quds

Analis Zionis Sebut Jihad Islam akan Jadi Lawan Berat Israel

 

DISKUSI: