WHO: Data Korban Corona Iran Tak Sebesar yang Diberitakan Media

0
143

NewYork,LiputanIslam.com-Direktur umum WHO menyatakan, pihaknya tidak melihat adanya masalah dalam data korban Corona yang diumumkan Iran.

Hal ini diutarakan Tedros Adhanom saat ditanya wartawan, apakah dia tidak mencemaskan perbedaan data resmi Iran dengan yang diberitakan sejumlah media.

“Ada sejumlah laporan di media. Namun di sini adalah Organisasi Kesehatan Dunia. Seperti yang Anda ketahui, ini adalah organisasi teknis yang mesti mengkaji realita. Kami tak akan mengulang apa yang dikatakan para wartawan…Kami memiliki mekanisme sendiri, dan berdasarkan mekanisme ini, kami tidak melihat (masalah) apa pun,”kata Adhanom kepada CNBC.

Sebelum ini, sejumlah media Barat berbahasa Parsi meragukan data jumlah korban yang diumumkan kemenkes Iran. Media-media ini mengklaim, jumlah pengidap dan korban Corona di Iran jauh lebih banyak dari data resmi.

Keyanoush Jahanpour (jubir kemenkes Iran) pada hari Jumat (28/2) lalu menanggapi klaim jatuhnya 210 korban jiwa akibat Corona di Iran. Dia mengatakan, klaim BBC Persia ini tidak ada dasarnya sama sekali.

“Bagi masyarakat dunia, Corona adalah derita dan penyakit. Tapi bagi stasiun-stasiun televisi dan para anteknya ini di Saud dan Albania, Corona adalah sumber nafkah. Mereka melampiaskan keserakahan politik di tengah kecemasan masyarakat dunia dan mencari penghidupan dengan cara kotor ini,”kata Jahanpour.

Dia menegaskan, virus Corona adalah sebuah problem kesehatan dan berkaitan dengan aspek kemanusiaan. Sebab itu, Corona tidak boleh dijadikan sebagai alat politik.

Berdasarkan data terakhir, jumlah warga Iran yang dipastikan mengidap Corona berjumlah 1.501 orang, sementara korban meninggal adalah 66 orang. (af/alalam/irna)

Baca Juga:

Rempah-Rempah Ini Bisa Tangkal Virus Corona

Tentara Suriah Kembali Rebut Kota Saraqib, Puluhan Tentara Turki Tewas

DISKUSI: