Washington,LiputanIslam.com-Presiden AS melalui Twitter memprovokasi penduduk Irak untuk melawan Republik Islam Iran.

“Ditujukan kepada jutaan orang yang menghendaki kebebasan di Irak dan tidak ingin berada di bawah kendali Iran, kini adalah waktu kalian!”cuit Donald Trump dalam akunnya, Selasa malam (31/12).

Trump juga merespon demo besar-besaran warga Irak di depan kedubes AS di Baghdad. Dia menuding Teheran bertanggung jawab atas demo tersebut.

”Iran telah membunuh kontraktor AS di Irak dan melukai sejumlah orang. Kami telah dan akan selalu membalas dengan tegas. Sekarang Iran telah mengkoordinir sebuah serangan ke kedubes Washington di Irak. Mereka bertanggung jawab penuh atas hal ini. Selain itu, kami berharap Irak mengerahkan pasukan militernya untuk menjaga kedubes kami di Baghdad. Pihak Irak sudah diberitahu tentang hal ini,”cuitnya.

Ribuan warga Irak mengiringi pemakaman syuhada dari Kataib Hizbullah Irak, Selasa pagi kemarin. Sejumlah personel kelompok yang berafiliasi dengan al-Hashd al-Shaabi ini gugur setelah diserang tentara AS di al-Anbar. Para pengiring lalu berkumpul di depan kedubes AS dan menyuarakan protes atas serangan tersebut.

Menurut laporan media, sejumlah staf utama diplomatik AS telah dievakuasi dari kedubes AS. Sebanyak 80 personel kedubes telah dipindahkan ke Arbil di kawasan Kurdistan Irak. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Video: Kedubes AS di Baghdad Diserbu Massa, Relawan Berjanji Kepung Semua Kamp Militer AS

Serangan AS ke Hizbulah Irak, Apa yang Dicari Washington?

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*