Tolak Serahkan Tanahnya untuk Proyek Bin Salman, Seorang Warga Saudi Ditembak Aparat

0
626

Riyadh,LiputanIslam.com-Seorang warga Saudi dikabarkan tewas ditembak aparat keamanan, usai dia menolak memberikan rumahnya untuk mega proyek NEOM. Peristiwa ini memicu kemarahan netizen Saudi di media-media sosial.

Dilansir al-Alam, laman Twitter milik Khalid bin Farhan Al Saud (pangeran oposisi Saudi) mengunggah cuitan terkait peristiwa ini. Dia menulis:”Apakah pemerintah Saudi sudah sedemikian hina, sehingga tanpa memedulikan opini domestik dan internasional membunuh seorang warga Saudi di rumahnya dan di hadapan keluarganya?”

Netizen Saudi menegaskan, peristiwa ini adalah sebuah kejahatan dan eksekusi di tempat. Kejadian ini disebut mereka memiliki dampak berbahaya di masa depan dan Muhammad bin Salman telah menjerumuskan dirinya dalam bahaya besar.

Pada tahun 2017 lalu, Bin Salman mengabarkan proyek ambisius untuk membangun kota baru di barat laut Saudi. Nilai proyek tersebut mencapai setengah trilyun dolar dan meliputi sebagian dari wilayah Mesir serta Yordania.

Kota tersebut rencananya akan dibangun di atas area seluas 26.500 km persegi. Menurut para pakar, tahap awal proyek itu baru akan siap pada 2025 nanti.

Setelah proyek ini diumumkan Bin Salman, diketahui bahwa sejumlah korporasi Israel ikut bergabung dalam negosiasi untuk ikut terlibat dalam proyek NEOM.

Kawasan NEOM menghubungkan benua Asia, Afrika, dan Eropa, sehingga 70 persen penduduk dunia bisa sampai ke kawasan itu maksimal dalam tempo 8 jam. (af/alalam)

Baca Juga:

Penangkapan Anggota Hamas Bukti Bin Salman Mencintai AS dan Israel

Pangeran Saudi Gusar Negaranya Disebut Kekurangan Bahan Pangan

DISKUSI: