Yaman Nyatakan Siap Tempur jika Saudi Ingin Melanjutkan Perang

0
344

Sanaa, LiputanIslam.com   Juru bicara angkatan bersenjata Yaman kubu Sanaa, Brigjen Yahya Saree, menegaskan pasukan Yaman siap bertempur jika Arab Saudi dan sekutunya memutuskan untuk melanjutkan agresi militernya terhadap Yaman.

Dalam pidato pada seremoni kelulusan angkatan militer di Distrik Militer Pusat, Ahad (31/1), Saree mengatakan; “Jika kubu agresor menginginkan perdamaian, maka delegasi perunding (Yaman) telah menyediakan apa yang cukup dan bahkan lebih lagi, dan jika menginginkan perang maka kami adalah orangnya dan siap untuk itu di semua medan dan front.”

Senada dengan ini, Mohammad Ali al-Houthi, anggota Dewan Tinggi Politik Yaman menegaskan, “Kami tak dapat menerima kekalahan, kubu agresor hendaklah menghentikan blokade, atau kami siap untuk jihad, kami tidak takut apa pun.”

Al-Houthi menambahkan,  “Para lulusan ini dan puluhan ribu lainnya di gelanggang lain siap untuk konfrontasi atau perkembangan apa pun yang dilakukan oleh Saudi-Emirat-AS.”

Sementara itu, kepala pemerintahan Sanaa, Abdul Aziz Saleh bin Habtour, mengatakan, “Negara-negara agresor tidak mengerti bahasa kedewasaan, jadi mereka meminta dan mengupayakan gencatan senjata.”

Gencatan senjata antara koalisi pimpinan Saudi dan pemerintah Sanaa berlaku sejak 2 April, dan diperpanjang pada 2 Juni untuk dua bulan tambahan. (mm/alalam)

Baca juga:

Koalisi Saudi Tanggung Konsekuensi Berat Jika Langgar Gencatan Senjata

Sanaa: Gencatan Senjata Minus Solusi adalah Kedamaian Sementara

DISKUSI: