Koalisi Saudi Tanggung Konsekuensi Berat Jika Langgar Gencatan Senjata

0
326

Sanaa,LiputanIslam.com-Parlemen Yaman pada hari Minggu (24/7) merilis statemen yang mengecam Koalisi Saudi karena menyalahgunakan kesepakatan gencatan senjata.

Kantor berita SABA melaporkan, Parlemen Yaman menyatakan bahwa gencatan senjata bertujuan untuk menunjukkan niat baik, yang merupakan langkah awal untuk solusi menyeluruh dan adil bagi krisis Yaman, yang bisa mewujudkan keamanan dan stabilitas bagi negara ini dan negara-negara di Kawasan.

Parlemen Yaman menegaskan, keberlanjutan blokade dan tindakan tidak kooperatif Koalisi Agresor adalah penghalang terwujudnya solusi di atas. Institusi Yaman ini menyatakan, Koalisi Saudi dengan tindakan semacam ini akan kehilangan kesempatan untuk menciptakan perdamaian di Kawasan dan harus menanggung konsekuensi besar untuk itu.

Dalam statemen ini disebutkan, Parlemen Yaman mendukung semua keputusan Dewan Tinggi Politik dan Pemimpin Revolusi Yaman untuk menghentikan agresi, mencabut penuh blokade, membuka kembali bandara Sanaa, dan pelabuhan al-Hudaydah.

Parlemen Yaman meminta Tentara, Komite Rakyat, dan rakyat negara ini untuk meningkatkan level kesiapan serta meredam konspirasi-konspirasi musuh. Menurut Parlemen Yaman, rakyat negara ini harus bersiap untuk opsi-opsi yang memaksa Koalisi Saudi untuk menerima perdamaian adil dan mengusir semua agresor dari negeri Yaman.

Statemen ini juga menyebut negara-negara Koalisi Saudi sebagai pihak yang bertanggung jawab atas buruknya kondisi kehidupan rakyat Yaman. Parlemen Yaman menegaskan bahwa Dewan Keamanan dan PBB tidak boleh menggunakan standar ganda, namun mesti berusaha serius untuk menyelesaikan masalah rakyat Yaman dan memaksa Koalisi mematuhi gencatan senjata. (af/fars)

DISKUSI: