Wakil Menkes Iran Terjangkit Corona, Namun Tetap Janjikan Kemenangan

0
9

Teheran, LiputanIslam.com –  Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi terjangkit virus corona (Covid-19) dalam perjuangannya di garis terdepan melawan penyebaran wabah yang berasal dari China ini.

Dari ruang karantina, dia mengaku telah positif tertular corona, namun optimis akan keberhasilan negaranya mengatasi epidemi ini dalam beberapa minggu mendatang.

“Saya juga tertular virus corona,” kata Iraj Harirchi dalam sebuah video yang beredar, Selasa (25/2/2020)

Dia mengaku telah memasuki “isolasi” dan memulai perawatan, namun kondisi kesehatannya secara umum baik, dan hanya mengalami demam dan kelelahan.

Dia mengaku yakin Iran akan menang dalam menghadapi wabah ini “dalam beberapa minggu ke depan,” dan memberikan jaminan ” sepenuh hati” karena negara ini memiliki “perawatan yang efektif”.

Anggota parlemen Iran Mahmoud Sadeghi belakangan di sebuah tweet mengaku juga telah terinfeksi corona.

Sementara itu, Kepala Organisasi Pertahanan Pasif Iran, Brigjen Gholamreza Jalali, mengumumkan wabah ini “relatif tertahan di seluruh bagian negara ini berkat kehendak nasional dan koordinasi yang telah terjadi pada tingkat manajerial tertinggi.”

“Kita akan menyaksikan penurunan jumlah orang yang terinfeksi dalam beberapa minggu mendatang, dan tren menurun dalam lintasan penderitaan,” ujarnya.

Dia kemudian menyebutkan bahwa pemberitaan dari media “musuh” berusaha menyebarkan informasi yang salah mengenai skala wabah ini di Iran dengan mencoba menyangkal statistik yang akan dirilis oleh sistem kesehatan negara serta mengutip dugaan kontradiksi antarangka yang diumumkan oleh para pejabat.

Dia menambahkan bahwa agen-agen musuh juga menciptakan kesan ketidakefisienan pihak aparat kesehatan Iran dengan menggambar perbandingan yang salah antara tindakan yang diambil oleh negara dan negara-negara lain.

Baca: Media Iran Menyoal Perahasiaan Kasus Corona di Negara-Negara Jirannya

Virus ini di Iran ditemukan pertama kali di kota Qom di mana sebagian besar penderita dan korban virus ini berada.

Secara keseluruhan, penyebaran Covid-19 tercatat telah merenggut 15 nyawa di Iran dan menginfeksi sebanyak 95 lainnya. (mm/presstv/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS: