[Video:] Gelar Latihan Perang, Iran Sukses Ujicoba Sistem-Sistem Pertahanan Udara Buatannya

0
219

Teheran, LiputanIslam.com    Militer Iran menggelar latihan perang besar-besaran di kawasan gurun di bagian tengah negara ini dengan melibatkan satuan-satuan pasukan elit pertahanan udara Angkatan Bersenjata dan Korps Garda Revolusi Islam IRGC selama dua hari, Rabu-Kamis (12-13/10).

Dalam latihan ini untuk pertama kalinya mereka menggunakan berbagai sistem pertahanan udara canggih buatan dalam negeri, termasuk sistem Khatam dan sistem Joshan, serta mengoperasikan radar Quds buatan dalam negeri, yang berkemampuan mendeteksi target dari jarak jauh.

Latihan perang bersandi “Guardians of Velayat Sky” itu sukses menguji coba dua sistem pertahanan udara jenis Khatam dan Joshan dalam simulasi perlindungan atas tempat-tempat sensitif dan penting setelah tembakan rudal-rudalnya tepat menghantam “target-target penyerang”.

Dua sistem Majid dan Dezful digunakan dan diujicoba membidik rudal-rudal jelajah dan merontokkan target-target yang telah ditentukan dengan tembakanberpresisi tinggi, sebagaimana dua sistem Sayyad dan Talash juga berhasil menghancurkan target-taget penyerang pada ketinggian menengah.

Untuk pertama kalinya pula, sistem radar “Quds” buatan dalam negeri milik Pasukan Dirgantara IRGC diluncurkan dan berhasil mendeteksi target pada jarak lebih dari 500 kilometer di ketinggian lebih dari 90,000 kaki.

Latihan perang itu juga menggunakan rudal-rudal bersayap untuk pertama kalinya, sementara satuan-satuan pertahanan udara tampil dengan teknologi dan taktiknya dalam peperangan elektronik dan siber serta menguji kemampuannya mengacaukan radar-radar musuh dan instalasi-instalasi pelacaknya.

Komandan Pasukan Dirgantara IRGC Brigjen Amir Ali Hajizadeh menyatakan bahwa semua sistem yang digunakan dalam latihan perang ini adalah buatan Iran sendiri, yang produksi dan pengembangannya diawasi oleh para pemuda elit intelektual Iran.

Sementara Komandan Umum IRGC Mayjen Hossein Salami menyatakan bahwa apa yang sukses dilakukan dalam latihan perang ini merupakan gambaran modern dan maju di semua bidang pertahanan udara terhadap segala skenario tak terduga.

Dia mengatakan bahwa melalui pengembangan sistem-sistem pertahanan udara yang sangat canggih itu Angkatan Bersenjata dan IRGC akan menjadi salah satu pasukan pasukan paling maju di dunia, dan siap sepenuhnya melindungi angkasa Iran serta memberikan respon yang telak terhadap agresi musuh. (mm/alalam/rt)

Baca juga:

Iran Mengaku Mulai Mengadakan Pembicaraan Baru dengan Saudi mengenai Yaman

[Video:] Iran Pamerkan Sistem Pertahanan Udara “Majid” Tembak Drone pada Ketinggian Rendah

DISKUSI: