Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

WSJ: Takut Balasan Iran-AS, UEA Tarik Pasukannya dari Yaman

Published 05/07/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

AbuDhabi, LiputanIslam.com –   Surat kabar Wall Street Journal (WSJ) melaporkan bahwa Uni Emirat Arab (UEA) menarik sebagian besar pasukannya dari Yaman karena khawatir akan mendapat serangan balasan dari Iran jika terjadi serangan AS terhadap Iran.

WSJ menjelaskan bahwa menurut para pejabat Barat, sejak beberapa minggu lalu Abu Dhabi mulai memulangkan tank dan jet tempurnya dari Yaman serta menarik ratusan pasukannya dari kawasan pesisir Laut Merah, termasuk yang berada di dekat kota Hudaydah yang notabene pintu masuk utama bantuan kemanusiaan untuk Yaman.

WSJ menyebutkan bahwa mental UEA menciut akibat meningkatnya penentangan di Washington terhadap serangan militer ke Yaman, sebagaimana ia khawatir akan menjadi salah satu sasaran utama serangan balasan Iran jika Presiden AS memerintahkan serangan militer ke Iran.

Baca: Pesawat Nirawak Yaman Lancarkan Serangan Terbaru ke Jizan dan Abha

WSJ mengutip keterangan para pejabat AS bahwa UEA memilih memerangi Al-Qaeda, ISIS, dan kelompok-kelompok radikal lain daripada fokus kepada Yaman.

Surat kabar ini juga mengutip pernyataan Peter Salisbury, pakar urusan Yaman dari lembaga International Crisis Group (ICG), bahwa pergerakan militer yang ada memberikan indikasi jelas bahwa UEA menginginkan konsentrasi pada diplomasi dan menarik diri dari perang yang tidak mendapat dukungan internasional.

Baca: Pasukan Yaman Tembak Jatuh Drone Pasukan Koalisi Arab

Menurut WSJ, UEA sebenarnya sudah berusaha menghentikan peranannya dalam perang Yaman sejak sekitar satu tahun lalu setelah perang ini mempengaruhi kedudukan UEA di Washington.

WSJ mencatat bahwa pada April lalu kalangan Demokrat dan Republik dalam Kongres sepakat merilis keputusan yang menyerukan kepada AS untuk menghentikan dukungan terbatasnya kepada serangan yang dipimpin Saudi terhadap Yaman, termasuk dukungan informasi intelijen dan konsultasi mengenai mekanisme serangan udara.

Tindakan Kongres ini mencapat kecaman dari Trump sehingga upaya Kongres dalam hal ini gagal, dan sekarang para anggota Kongres berusaha menggagalkan upaya pemerintahan Trump menindak lanjuti penjualan senjata ke Saudi dan UEA senilai miliaran Dolar. (mm/raialyoum)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account