UEA Gusar Pejabat Israel Sebut Penerbangan Dubai-Tel Aviv Perburuk Pandemi Covid di Israel

0
124

Quds, LiputanIslam.com –  Media Israel Walla, Kamis (28/1), melaporkan bahwa pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) telah menyatakan protes secara resmi kepada Rezim Zionis Israel terkait dengan pernyataan seorang pejabat di Kementerian Kesehatan Israel mengenai normalisasi hubungan antara kedua negara.

Menurut Walla, protes itu berkenaan dengan pernyataan Kepala Departemen Kesehatan Umum Kementerian Kesehatan Israel, Sharon Alroy-Preis, bahwa normalisasi hubungan antara Israel dan UEA telah menyebabkan meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Israel.

Disebutkan bahwa pekan lalu beberapa pejabat UEA berkunjung ke kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan di situ mereka meminta penjelasan mengenai pernyataan bernada meledek Alroy-Preis, yang mengatakan; “Jumlah orang yang terbunuh dalam jangka waktu dua minggu perdamaian dengan Dubai jauh lebih besar daripada orang yang terbunuh dalam kurun waktu 70 tahun perang dengannya.”

Sebelum itu, Alroy-Preis mengklaim bahwa dibukanya penerbangan antara Israel dan UEA telah menyebabkan lonjakan jumlah kasus infeksi Covid-19 di Israel.  Secara tidak langsung dia juga mengritik para pejabat tinggi Israel, terutama Netanyahu, karena tidak menghentikan penerbangan tersebut.

Menurut Walla, pernyatan Alroy-Preis itu menimbulkan krisis diplomatik antara Israel dan UEA, namun para penasehat Netanyahu telah meminta maaf kepada UEA, dan menekankan bahwa pernyataan tersebut tidak merepresentasikan sikap resmi Tel Aviv, dan bahwa lonjakan jumlah kasus infeksi itu tak ada kaitannya dengan penerbangan antara Dubai dan Tel Aviv.

UEA dan Bahrain telah meneken perjanjian damai dengan Israel di bawah mediasi Amerika Serikat pada tanggal 15 September 2020. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Sama dengan Trump, Biden Tawarkan Solusi Dua Negara bagi Krisis Palestina

Hamas Nyatakan Siap Ladeni Ancaman Panglima Militer Israel

DISKUSI: