Tunisia Bantah akan Normalisasi Hubungan dengan Israel

0
213

Tunis, LiputanIslam.com –  Pemerintah Tunisia membantah dugaan negara ini akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel, dan menilai normalisasi hubungan beberapa negara lain dengan Israel tidak akan mempengaruhi pendirian Tunis dalam masalah Palestina.

Kementerian Luar Negeri Tunisia dalam sebuah pernyataannya, Selasa (22/12),  menegaskan, “Semua tuduhan yang beredar tentang kemungkinan penjalinan hubungan diplomatik antara Tunisia dan Israel tidaklah berdasar.”

Kementerian itu menyebutkan bahwa normalisasi yang sedang dipromosikan itu sepenuhnya bertentangan dengan pendirian resmi dan prinsip Republik Tunisia dalam mendukung perjuangan Palestina yang adil, dan dalam mendukung hak-hak sah bangsa Palestina.

“Pendirian berprinsip ini bertolak dari kehendak rakyat Tunisia dan mengungkap apa yang mereka rasakan dalam hal solidaritas dan dukungan mutlak kepada hak-hak sah rakyat Palestina, yang telah dijamin oleh berbagai referensi dan resolusi PBB dan berbagai badannya, terutama Dewan Keamanan PBB dan Majelis Umum, seperti yang diadopsi oleh banyak organisasi internasional dan regional lainnya,” bunyi pernyataan  Kementerian Luar Negeri Tunisia.

Kementerian itu menekankan sikap tegas Presiden Tunisia, Qais Saeed, yang dalam beberapa kesempatan telah menegaskan bahwa hak bangsa Palestina tidak dapat dicabut, terutama hak untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara merdeka dengan Al-Quds Al-Sharif (Yerusalem Timur) sebagai ibukotanya. (mm/amn)

Baca juga:

Berhadapan dengan Orang Palestina Tak Bersenjata, Serdadu Israel Malah Kabur

Hamas: UEA Sudah Melampau Batas

DISKUSI: