Tiba di Israel, Biden: Tak Harus Orang Yahudi untuk Menjadi Zionis

0
150

TelAviv, LiputanIslam.com   Presiden AS Joe Biden telah mendarat di Tel Aviv, Israel, pada kunjungan pertamanya ke Timur Tengah sejak memimpin AS.

Tiba di Air Force One di bandara Ben Gurion, Rabu (13/7), Biden yang disambut hangat oleh para pejabat Israel, dalam pidatonya menyebut hubungan AS dengan Israel  “sangat dalam”.

“Anda tak perlu menjadi seorang Yahudi untuk menjadi seorang Zionis. Hubungan antara orang-orang Israel dan Amerika sangat dalam … Saya bangga mengatakan bahwa hubungan AS dengan Israel lebih dalam dan lebih kuat dari sebelumnya,” kata Biden dalam sambutan pembukaannya.

Biden  juga mengaku tetap mendukung Solusi Dua Negara untuk konflik Israel-Palestina.

Di pihak lain, Perdana Menteri Israel Yair Lapid menyebut Biden sebagai “Zionis hebat”.

“Hubungan Anda dengan Israel selalu bersifat pribadi,” kata Lapid, sembari menyebut Biden “salah satu teman terbaik yang pernah dikenal Israel”.

Kunjungan ini tercatat sebagai kunjungan ke-10 Biden ke Israel (Palestina pendudukan 1948). Kunjungan pertama dia lakukan ketika dia menjabat sebagai senator AS periode pertama dari Delaware pada tahun 1973.

Biden akan menghabiskan dua hari di kota Quds (Yerusalem) untuk melakukan pembicaraan dengan para gembong Zionis Israel, termasuk Lapid dan mantan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, sebelum bertemu dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas di Tepi Barat pada hari Jumat.

Dia kemudian akan melakukan penerbangan langsung yang belum pernah terjadi sebelumnya dari Israel ke Jeddah, Arab Saudi – karena Riyadh belum mengakui eksistensi Israel – untuk berbicara dengan pejabat Saudi dan menghadiri pertemuan puncak aliansi Teluk. (mm/aljazeera)

Baca juga:

Presiden AS Tiba di Israel, Presiden Iran: Kami Pantang Mundur

Sayid Nasrallah: Hizbullah Kirim Drone Tak Bersenjata Justru Supaya Ditembak oleh Israel

DISKUSI: