Teks Lengkap Pesan Belasungkawa Ayatullah Khamenei atas Gugurnya Jenderal Soleimani

0
186

Teheran, LiputanIslam.com –  Pemimpin Besar Iran Grand Ayatullah Sayid Ali Khamenei dalam pesan belasungkawa atas gugurnya Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Jenderal Qassem Soleimani bersumpah bahwa Iran akan membalas darah Soleimani yang gugur terkena serangan udara AS pada dini hari Jumat (3/12/2019).

Dalam pesan itu dia menyebut orang-orang AS telah melumuri tangan mereka dengan darah Syahid Soleimani dan para syuhada lainnya yang telah dengan gagah berani berlaga di berbagai gelanggang perlawanan terhadap “para setan dan penjahat dunia”.

Baca: Inna Lillahi, Jenderal Soleimani Gugur Diserang Helikopter AS di Baghdad

Menurutnya, sudah sekian tahun Soleimani berharap meraih kesyahidan hingga akhirnya gugur syahid “di tangan manusia-manusia terkeji di muka bumi”.

Dia juga menyebut Soleimani sebagai teladan terkemuka para peneguk anugerah Islam dan ajaran Imam Khomani, dan pejuang yang telah menghabiskan banyak umurnya dengan jihad di jalan Allah.

Baca: Panas, Iran Nyatakan AS Harus Siap Hadapi Konsekuensi Pembunuhan Soleimani

Berikut ini terjemahan teks lengkap bahasa Persia pesan tersebut:

Bangsa Iran yang mulia, panglima besar dan kebanggaan Islam telah membubung ke langit.
Semalam arwah syuhada telah merangkul ruh suci Qassem Soleimani.

Tahun-tahun perjuangan tulus dan berani melawan para setan dan penjahat dunia, serta harapan untuk gugur di jalan Allah, telah mengantarkan Soleimani tercinta kepada kedudukan tinggi ini. Darahnya telah ditumpahkan oleh manusia paling celaka di muka bumi.

Saya sampaikan ‘selamat’ atas syahadah agung ini kepada Imam Mahdi af dan ruh Soleimani sendiri, serta belasungkawa kepada bangsa Iran.

Ia adalah contoh menonjol dari manusia-manusia yang dididik Islam dan jalan Imam Khomeini. Ia telah menghabiskan umurnya dalam jihad di jalan Allah. Syahadah merupakan ganjaran bagi jerih payahnya yang tiada henti selama bertahun-tahun.

Dengan kepergiannya, misi dan jalannya tak akan berhenti berkat pertolongan Allah. Namun pembalasan besar menanti para durjana yang telah menodai tangan mereka dengan darahnya dan syuhada lain dalam peristiwa semalam.

Syahid Soleimani adalah figur internasional Muqawamah. Semua pendukung Muqawamah menuntut pembalasan darahnya. Semua kawan, juga lawan, harus tahu bahwa garis perjuangan Muqawamah akan berlanjut dengan motivasi berlipat, dan kemenangan pasti telah menunggu para pejuang di jalan ini.

Kehilangan panglima tercinta ini memang pahit, namun melanjutkan perjuangan dan meraih kemenangan final akan membuat para pembunuh dan durjana merasakan kepahitan lebih dari kita.

Bangsa Iran akan mengenang dengan hormat Syahid Qassem Soleimani dan syuhada lain, terutama pejuang besar Islam, Abu Mahdi al-Muhandis. Saya mengumumkan masa berkabung selama 3 hari, serta menyampaikan belasungkawa kepada istri, anak-anak, dan kerabat mereka.

Sayyid Ali Khamenei,
3 Januari 2020

DISKUSI: