Tanggapi AS, Ansarullah: Bangsa Yaman Tak akan Mengemis Perdamaian dengan Para Pembantai

0
386

Sanaa, LiputanIslam.com –  Petinggi gerakan Ansarullah (Houthi) anggota Dewan Tinggi Politik Yaman Mohammad Ali Al-Houthi menanggapi keras pernyataan Utusan Khusus AS untuk Yaman Tim Lenderking terkait dengan serangan pasukan Ansarullah terhadap pasukan lawannya di kota Ma’rib, Yaman tengah.

“Bangsa Yaman menderita akibat blokade dan serangan AS, Inggris, Saudi, Emirat dan para sekutu mereka dan tak akan memohon perdamaian dengan para agresor yang setiap hari membantai  orang-orang Yaman,” ungkap Ali Al-Houthi di Twitter, seperti dikutip Tasnim, Jumat (2/6).

Sehari sebelumnya, Lenderking menyatakan bahwa Ansarullah harus ditekan agar menghentikan serangannya ke Ma’rib.

Ali Al-Houthi menambahkan, “AS di dunia berunding dengan Al-Qaeda dan ISIS serta menyokong keduanya, dan di sisi lain mengaku prihatin terhadap perjuangan bangsa Yaman melawan para teroris itu.”

Dia menegaskan bahwa jika tidak ingin prihatin maka AS tinggal menghentikan agresi, blokade dan pendudukannya terhadap Yaman, sebagaimana yang selalu ditekankan oleh para pemimpin Ansarullah.

Ali Al-Houthi menyoal, “Mengapa AS tidak prihatin atas tindakannya menjual senjata kepada negara-negara yang mengagresi Yaman? Penyebab utamanya adalah keinginan untuk melanjutkan perang dan upaya menduduki Yaman.” (mm/tasnim)

Baca juga:

Rudal Balistik Ansarullah Hantam Musuhnya di Ma’rib, Puluhan Orang Tewas dan Luka

[Video:] Pasukan Yaman Gempur Pangkalan Milter Saudi dengan Puluhan Drone

 

DISKUSI: