Taliban Minta Masyarakat Internasional Akui Pemerintahan Sementara Afghanistan

0
247

Kabul, LiputanIslam.com –  Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, meminta masyarakat internasional mengakui pemerintahan sementara Afghanistan yang dibentuk Taliban, dan mencabut pembekuan aset Afghanistan.

Zabihullah Mujahid adalah tokoh Taliban yang muncul di depan media untuk pertama kalinya dalam satu dekade pada konferensi pers setelah kelompok militan itu merebut Kabul pada bulan lalu,.

Saat itu dia mengatakan bahwa dia tinggal di ibukota Afghanistan tepat di bawah hidung musuh-musuhnya yang menganggapnya sebagai sosok ‘seperti hantu’ selama Perang.

Mujahid, yang beroperasi dalam bayang-bayang selama bertahun-tahun, juga mengakui bahwa ia belajar di seminari Haqqania di Nowshera di barat laut Pakistan, yang juga dijuluki Universitas Taliban atau ‘Universitas Jihad’ secara internasional.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan dan Transportasi Afghanistan mengajukan permohonan kepada otoritas Pakistan untuk membuka kembali zona udaranya untuk penerbangan komersial antara kedua negara dalam waktu dekat.

Bersamaan dengan ini, Bank Sentral Afghanistan mengaku telah menerima dari Taliban dana sebesar US$ 12 juta serta beberapa emas batangan yang mereka temukan dari rumah-rumah para pejabat pemerintahan Afghanistan sebelumnya. (mm/alalam/it)

Baca juga:

Mulla Baradar Dikabarkan Terbunuh, Ini Tanggapan Taliban

Rusia Tak Akan Hadiri Acara Pelantikan Kabinet Taliban

DISKUSI: