Taliban Berjanji Tak akan Membiarkan Wilayah Afghanistan Digunakan untuk Mengancam Iran

0
310

Herat, LiputanIslam.com –   Wakil Wali Kota Herat, Mualawi Shir Ahmad Ammar, menyatakan bahwa Taliban menginginkan hubungan baik dengan semua negara, dan karena itu tidak akan membiarkan wilayah Afghanistan digunakan oleh siapapun untuk mengancam negara lain, terutama Iran.

Dia memastikan Taliban mematuhi semua hukum internasional dan konsisten pada kebijakan menjalin hubungan baik terlebih dengan negara-negara sekitar Afghanistan.

“Taliban tidak akan pernah memperkenankan orang dan kelompok asing seperti ISIS menggunakan wilayah Afghanistan untuk menyerang negara lain, terutama Iran,” ungkapnya, seperti dikutip Tasnim, Selasa (05/10).

Sehari sebelumnya, Jubir Kementerian Luar Negeri pemerintahan Taliban mengatakan bahwa ISIS bukan ancaman serius bagi keamanan Afghanistan karena kelompok teroris itu tidak memiliki eksistensi yang signifikan di negara ini.

“ISIS tak memiliki eksistensi yang aktif di Afghanistan, dan mereka mengaku bertanggungjawab atas sebagian besar serangan yang dilakukan oleh orang-orang tak bersenjata yang tak bertanggungjawab karena faktor dendam pribadi,” terangnya.

Sebelum itu, mengenai beberapa peristiwa yang terjadi di Afghanistan belakangan ini, Jawad Sargar, anggota Komisi Kebudayaan Taliban, mengatakan, “Tak semua ketidak amanan yang terjadi di Afghanistan dapat kita kaitkan dengan ISIS, sebab ISIS tak punya tempat yang jelas, dan juga bukan front yang jelas melawan Emirat Islam (Taliban).”

Sementara itu, Mohammad Jalal, yang juga anggota Komisi Kebudayaan Taliban, di Twitter, Selasa, menyatakan bahwa kelompok ini di Kabul telah meringkus 13 anggota ISIS, yang satu di antaranya adalah warga negara asing.

Beberapa hari lalu Taliban terlibat pertempuran selama beberapa jam di Kabul yang membuat sebuah bangunan yang disebut-sebut sebagai markas ISIS hancur. (mm/tasnim)

Baca juga:

[Video:] Azerbaijan Tutup Masjid Perwakilan Ayatullah Ali Khamenei di Baku

Turki akan Gelar Latihan Militer Bersama Azerbaijan di Wilayah Perbatasan dengan Iran

DISKUSI: