Tahun ini Iran Membuat 18 Satelit

0
178

Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Iran Mohammad Javad Azari Jahromi mengumumkan bahwa sampai akhir tahun ini dalam kalender Iran (19 Maret 2021) jumlah satelit buatan negara republik Islam ini akan bertambah menjadi 18 unit.

“Iran telah membuat tiga satelit pada tahun 2013, meningkat menjadi 7 pada tahun 2017, 15 pada tahun 2020, dan insya Allah, kita akan memiliki 18 satelit buatan dalam negeri pada akhir tahun ini,” ungkap Jahromi kepada para anggota parlemen di Teheran, Ahad (21/6/2020).

Dia juga menyatakan bahwa satelit militer pertama Iran bernama “Nour 1” yang diorbitkan oleh Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada akhir April lalu merupakan satu langkah besar yang telah memperluas kapasitas sains negara ini dan membuka jalan bagi kemajuan selanjutnya.

IRGC mengorbitkan satelit itu dengan roket “Qassed” yang menggunakan senyawa bahan bakar padat-cair dalam sebuah operasi di Dasht-e Kavir, sebuah kawasan gurun yang luas di Iran.

Satelit militer Nour 1 diorbitkan di ketinggian  425 km dari atas permukaan bumi pada momen peringatan berdirinya IRGC (22 April 1979).

Kepala Badan Antariksa Iran (ISA) Morteza Barari awal bulan ini mengumumkan rencana Iran mengorbit satelit berkualitas tinggi pada ketinggian 1.000 km.

Baca: Iran akan Membuat Payung Rudal Berjarak Jauh dan Berketinggian Maksimum

Sembari memastikan negaranya sama sekali tidak mengandalkan pihak asing dalam memajukan program luar angkasanya, dia juga menyinggung ambisi negaranya mengorbitkan satelit pada ketinggian 36.000 km.

“Kami akan mencapai orbit 2.000 km dalam dua tahun, dan langkah berikutnya adalah mencapai orbit 36.000 km,” ujar Barari.

Baca: Iran akan Segera Kembangkan Rudal Hipersonik

Dia menambahkan,”Mujur, sekarang kita mandiri dalam merancang dan membangun satelit, platform, pembawa satelit, stasiun pengendali dan pemandu, pengumpulan data stasiun darat dan seluruh siklus teknologi ini dengan mengandalkan kemampuan para ilmuwan dan spesialis Iran, dan seluruh siklus ini beroperasi dengan mekanisme yang sepenuhnya pribumi.” (mm/fna)

DISKUSI: