Syeikh Naim Qasim: Balasan Hizbullah Sengit jika Saudi Menghujatnya

0
196

Beirut, LiputanIslam.com –  Wasekjen Hizbullah Syeikh Naim Qasim mengecam keras pernyataan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz, yang menyebut Hizbullah sebagai organisasi teroris.

Dalam sebuah acara peringatan tahun kedua gugurnya jenderal legendaris Iran Qasem Soleimani di kota Nabatieh, Lebanon selatan, Jumat (7/1), Syeikh Naim Qasem menyebut pernyataan Raja Salman itu sebagai upaya mengadu domba orang-orang Lebanon, dan karena “reaksi terhadapnya akan sangit”.

Dia menilai pernyataan Salman itu sebagai “tuduhan kotor terhadap sebuah elemen besar masyarakat Lebanon dan kubu resistensi yang aktif dan berpengaruh di kawasan serta efektif mencegah rencana-rencana mencurigakan, dan hasudan terhadap orang-orang Lebanon agar ada masalah di antara mereka.”

Syeikh Qasim menambahkan, “Semua itu tercela dan tak dapat diterima. Para pejabat Lebanon yang mendengar perkataan itu seharusnya memberikan tanggapan terhadapnya sebagai pembelaan atas warga negara dan elemen terhormat, aktif dan berpengaruh ini.”

Dia kemudian menegaskan, “Reaksi kami terhadap Saudi akan sengit, dan kami tak akan pernah menerima mereka menistakan kami tanpa kami bereaksi terhadapnya dengan fakta-fakta dan logika.”

Wasekjen Hizbullah balik menuding Kerajaan Saudi sebagai teroris dengan mengatakan, “Teroris adalah orang yang membasmi pendapat yang berbeda di negaranya, menyerang jirannya dan menormalisasi hubungan dengan Israel melalui beragam metode.”

Sebelumnya, Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah juga memperlihatkan amarahnya terhadap Raja Salman sehinggga dalam pidato terbarunya pada haul jenderal legendaris Iran Qasem Soleimani beberapa hari lalu melontarkan kecaman-kecaman keras dan pedas terhadap Salman. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Mengapa Sayid Nasrallah Marah Besar kepada Raja Salman?

Sekjen Hizbullah: Keliru Jika Irak Bandingkan Iran dengan AS

 

DISKUSI: